Minat Pemuda Baradatu terhadap Pertanian Masih Rendah
- 28 Sep 2026 15:38 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan — Minat generasi muda di Kecamatan Baradatu terhadap sektor pertanian masih tergolong rendah. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam upaya regenerasi petani di wilayah setempat.
Petugas Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Baradatu, Kiki, mengatakan pihaknya terus mendorong keterlibatan pemuda dalam sektor pertanian. Namun, upaya regenerasi petani tersebut belum menunjukkan hasil maksimal.
“Minat generasi muda terhadap pertanian masih rendah, sehingga regenerasi petani menjadi tantangan,” ujar Kiki, Minggu, 27 September 2026.
Menurutnya, saat ini baru terdapat satu kelompok taruna tani yang aktif di Kampung Gedung Pakuwon. Kelompok tersebut telah menerima bantuan bibit kelengkeng untuk mendukung kegiatan budidaya.
“Selain bantuan bibit, kami memberikan pendampingan kepada anggota taruna tani,” katanya. Pendampingan mencakup pelatihan dasar budidaya dan pengelolaan tanaman.
Kiki mengatakan BPP Baradatu juga telah mendata calon petani milenial di wilayah setempat. Pendataan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun regenerasi petani sejak dini.
“Sejumlah pemuda sempat memperoleh peluang beasiswa di bidang pertanian,” ujarnya. "Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan generasi muda terhadap sektor agraris."
Kiki mengakui tantangan regenerasi petani masih cukup besar di Kecamatan Baradatu. Menurutnya, diperlukan pendekatan kreatif agar sektor pertanian lebih menarik bagi pemuda.
Ia berharap keterlibatan generasi muda dalam pertanian terus meningkat melalui pendampingan dan berbagai program pengembangan. Regenerasi petani diharapkan dapat menjaga keberlanjutan sektor pertanian di wilayah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....