Kekeringan Ganggu Aktivitas Pertanian di Blambangan Umpu
- 17 Sep 2026 07:34 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan — Kekeringan mulai mengganggu aktivitas pertanian di Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan. Sejumlah lahan persawahan belum teraliri air akibat sumber air mengalami kekeringan.
Camat Blambangan Umpu, Akhmad Syapari, mengatakan kondisi tersebut terjadi di beberapa wilayah persawahan.
“Yang menjadi kendala terkait kekeringan ada di beberapa tempat kegiatan pertanian,” ujarnya, Rabu, 16 September 2026.
Ia menjelaskan Kampung Segara Mider dan Lembasung menjadi wilayah yang mengalami kondisi tersebut. Beberapa petak sawah di dua kampung tersebut belum mendapatkan pasokan air untuk pertanian.
Akibatnya, petani memilih belum melakukan penanaman padi pada sejumlah lahan persawahan. Sementara itu, kebutuhan air bersih masyarakat masih tergolong tercukupi selama kondisi kemarau.
Menurut Akhmad, keberadaan sumur bor di sejumlah titik membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat. Sumur bor tersebut dibangun menggunakan berbagai sumber anggaran pemerintah dan pembangunan kampung.
“Untuk kebutuhan masyarakat akan air bersih masih tergolong cukup karena dipenuhi fasilitas sumur bor,” katanya. "Namun, ketersediaan air untuk pertanian masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian."
Pemerintah kecamatan juga mendorong masyarakat menjaga fasilitas sumber air yang telah tersedia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....