Blambangan Umpu Alami Kekeringan Ekstrem, Krisis Air Bersih

  • 17 Sep 2026 07:48 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID. Way Kanan — Kecamatan Blambangan Umpu menjadi salah satu wilayah dengan kekeringan ekstrem di Way Kanan. Kondisi tersebut menyebabkan krisis air bersih bagi masyarakat akibat musim kemarau berkepanjangan.

Kepala BPBD Way Kanan, Suprianto, mengatakan hampir seluruh kecamatan terdampak krisis air.

“Blambangan Umpu merupakan salah satu kecamatan dengan tingkat kekeringan ekstrem dan terjadi krisis air bersih,” ujarnya, Rabu, 16 September 2026.

Menurutnya, curah hujan yang sangat rendah memperparah kondisi kekeringan di sejumlah wilayah. Selain krisis air bersih, Blambangan Umpu juga menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

BPBD mencatat kebakaran hutan dan lahan cukup sering terjadi di wilayah tersebut selama musim kemarau. Suprianto mengatakan kondisi tersebut membuat kebutuhan air semakin meningkat di tengah keterbatasan sumber air.

BPBD terus melakukan pemantauan dan menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan melalui koordinasi dengan camat dan kepala kampung di wilayah terdampak.

Masyarakat juga didorong memanfaatkan sumber serta fasilitas air bersih yang tersedia di kampung. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat selama kondisi kemarau berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....