Orang Tua Siswa Dukung Pembelajaran Daring, Dampak Abu Vulkanik
- 08 Sep 2026 00:32 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Penerapan pembelajaran daring menyusul dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mendapat respons positif dari orang tua siswa di Kabupaten Way Kanan. Kebijakan tersebut dinilai dapat melindungi pelajar dari paparan abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan.
Salah seorang orang tua siswa sekolah dasar di Bandar Lampung, Marta Agung, mengatakan pembelajaran dari rumah menjadi langkah tepat di tengah kondisi udara yang terdampak abu vulkanik. Menurutnya, siswa tidak perlu melakukan aktivitas di luar rumah selama kondisi belum sepenuhnya aman.
“Saya menyambut baik kebijakan pembelajaran daring ini karena dapat membantu melindungi anak-anak dari paparan abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan,” ujar Agung, Senin, 7 September 2026.
Menurutnya, keselamatan dan kesehatan siswa perlu menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Pembelajaran tetap dapat berlangsung dengan memanfaatkan sarana komunikasi dan teknologi yang tersedia.
Dia berharap pelaksanaan pembelajaran daring terus disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Kebijakan tersebut juga diharapkan tetap memperhatikan kebutuhan belajar siswa selama dampak abu vulkanik masih terjadi.
Kebijakan pembelajaran daring tersebut mengacu pada Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 150 Tahun 2026 tentang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Dalam edaran tersebut, kegiatan belajar mengajar secara daring dari rumah diberlakukan pada 7 hingga 8 September 2026. Kebijakan diterapkan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik dan dapat disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....