Paparan Abu Vulkanik, Siswa Way Kanan Belajar dari Rumah

  • 07 Sep 2026 18:33 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan mengalihkan sistem Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dari tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring. Kebijakan tanggap darurat ini diambil menyusul maraknya paparan abu vulkanik akibat erupsi Anak Gunung Krakatau.

Pengalihan metode pembelajaran ini berlaku untuk seluruh satuan pendidikan di bawah naungan pemerintah daerah, mulai dari jenjang PAUD, TK, hingga Sekolah Dasar (SD). Langkah ini merujuk pada Surat Edaran Gubernur Lampung yang diperkuat melalui Surat Edaran Bupati Way Kanan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Way Kanan, Sunaryo, mengatakan kebijakan belajar dari rumah tersebut berlangsung selama dua hari, terhitung sejak Senin dan Selasa, 7 - 8 September 2026.

“Meskipun siswa belajar secara daring dari rumah, dewan guru tetap diwajibkan hadir di sekolah untuk menyampaikan materi pembelajaran,” ujar Sunaryo.

Dia menyatakan langkah cepat ini merupakan bentuk perlindungan terhadap kesehatan para peserta didik dari bahaya polusi debu vulkanik yang berisiko memicu gangguan pernapasan.

Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan berharap seluruh pihak sekolah dan orang tua dapat berkolaborasi agar proses PJJ berjalan lancar, sekaligus memastikan keselamatan anak-anak tetap terjaga di tengah situasi bencana alam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....