Way Kanan Perkuat Hilirisasi Kopi Lewat Kopi Hilir Bangkit

  • 02 Sep 2026 16:42 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus melakukan langkah konkret untuk mendongkrak nilai tambah komoditas kopi lokal.

Langkah ini diwujudkan dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui Taking Ownership (pembangunan komitmen bersama) untuk mengawal inovasi bertajuk "KOPI HILIR BANGKIT".

Inovasi yang digagas Kepala Disperindag Kabupaten Way Kanan, Riva Adi Candra, ini merupakan bagian dari Proyek Perubahan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II.

KOPI HILIR BANGKIT sendiri merupakan akronim dari Kolaborasi Optimalisasi Potensi Industri Kopi melalui Hilirisasi dan Tata Kelola Sentra IKM Kopi Kecamatan Banjit Berbasis Kinerja dan Terintegrasi.

Kepala Disperindag Way Kanan, Riva Adi Candra, mengatakan inovasi ini dirancang untuk memperkuat seluruh ekosistem industri kopi di wilayahnya. Harapannya, inovasi ini tidak sekadar menjadi dokumen perencanaan, melainkan sebuah gerakan nyata.

"KOPI HILIR BANGKIT bukan sekadar proyek perubahan milik Dinas Perindag, melainkan sebuah gerakan kolaboratif. Kita ingin membangun ekosistem industri kopi yang terintegrasi, mulai dari hulu hingga hilir, sehingga kopi Way Kanan memiliki nilai tambah, daya saing tinggi, dan pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Riva, Rabu, 2 September 2026.

Menurut Riva, keberhasilan hilirisasi kopi membutuhkan rasa memiliki (ownership) dari semua pihak. Keterlibatan lintas sektor akan sangat krusial dalam berbagai aspek, mulai dari penyediaan data, perencanaan anggaran, regulasi, pembiayaan, hingga pemasaran produk olahan dari pelaku Industri Kecil Menengah (IKM).

Kegiatan penggalangan komitmen ini dihadiri oleh Mentor Proyek Perubahan yang juga Asisten Administrasi Umum Setdakab Way Kanan, Rinaldi, Ia memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah kolaboratif ini.

"Sinergi lintas sektor adalah kunci utama. Melalui kolaborasi, proyek perubahan ini akan memberikan dampak yang lebih luas dan menjadi instrumen penting dalam penguatan fondasi ekonomi daerah," ujar Rinaldi.

Untuk mewujudkan sinergi pentahelix yang kuat, kegiatan ini turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Melalui forum Taking Ownership ini, seluruh stakeholder telah menyepakati komitmen bersama untuk menjalankan peran dan fungsi masing-masing demi mendukung pencapaian target hilirisasi kopi.

Ke depan, KOPI HILIR BANGKIT diproyeksikan menjadi model percontohan ( role model ) bagi pengembangan Sentra IKM Kopi di Kecamatan Banjit.

Pendekatan yang berbasis kinerja, terintegrasi, dan berkelanjutan ini diharapkan mampu memicu pertumbuhan industri pengolahan kopi secara masif di Way Kanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....