Way Kanan Raih Juara Harapan Tiga Video Bubalah Lampung

  • 29 Agt 2026 08:36 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Kabupaten Way Kanan meraih juara harapan tiga dalam kompetisi video Bubalah Bahasa Lampung yang digelar Mighul Lampung Bersatu. Prestasi tersebut diraih melalui video hasil kolaborasi DPD Mighul Lampung Kabupaten Way Kanan bersama Forum Guru Bahasa Lampung Kabupaten Way Kanan.

Ketua Forum Guru Bahasa Lampung Kabupaten Way Kanan, Septri Marbhara, mengatakan video yang diikutsertakan mengangkat cerita tentang kearifan lokal di Way Kanan. Cerita tersebut mengangkat Curup Putri Malu sebagai salah satu potensi wisata daerah.

Menurut Septri, pemilihan Curup Putri Malu dalam video tersebut menjadi upaya mengenalkan kekayaan budaya dan wisata Way Kanan melalui penggunaan bahasa Lampung. Pesan kearifan lokal dikemas dalam bentuk cerita sehingga lebih mudah diterima masyarakat.

Kompetisi video Bubalah Bahasa Lampung tersebut diikuti oleh perwakilan dari 15 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas sekaligus melestarikan penggunaan bahasa Lampung.

“Kami dari Kabupaten Way Kanan mengapresiasi Mighul Lampung Bersatu yang telah menggelar kompetisi video tersebut. Semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin guna mengangkat potensi daerah, budaya, maupun wisata di Provinsi Lampung,” kata Septri, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Ia menilai kegiatan semacam ini penting untuk meningkatkan perhatian generasi muda terhadap bahasa dan budaya Lampung. Media video juga dinilai dapat menjadi sarana efektif dalam memperkenalkan kearifan lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Menurutnya, kolaborasi antara DPD Mighul Lampung Kabupaten Way Kanan dan Forum Guru Bahasa Lampung dapat terus dikembangkan. Tidak hanya dalam kompetisi, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang mendorong pelestarian bahasa dan budaya Lampung.

Septri berharap kompetisi serupa dapat kembali digelar dengan melibatkan lebih banyak peserta dan mengangkat beragam potensi daerah. Dengan demikian, bahasa Lampung sekaligus kekayaan budaya, wisata, dan kearifan lokal Lampung dapat semakin dikenal masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....