Ini Wilayah Way Kanan Rentan Kekeringan dan Kebakaran Lahan

  • 29 Agt 2026 08:33 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Sejumlah wilayah di Kabupaten Way Kanan menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) karena rentan mengalami kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla). Kondisi tersebut dipengaruhi musim kemarau yang menyebabkan sumber air dan lahan semakin mengering.

Kepala Pelaksana BPBD Way Kanan, Sufrianto, mengatakan wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Blambangan Umpu, Way Tuba, Umpu Semenguk, Negeri Agung, Bumi Agung, Pakuan Ratu, dan Negara Batin. Wilayah tersebut dipantau secara intensif untuk mengantisipasi dampak kemarau.

Menurut Sufrianto, kekeringan berpotensi mengurangi ketersediaan air bagi kebutuhan masyarakat. Kondisi tersebut juga dapat berdampak terhadap sektor pertanian dan perkebunan apabila berlangsung dalam waktu panjang.

“Wilayah yang rentan terus kita pantau, terutama untuk melihat kondisi sumber air dan potensi terjadinya kebakaran lahan,” ujar Sufrianto, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Ancaman karhutla juga menjadi perhatian karena kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah menyebar. Pemantauan titik panas menunjukkan adanya hotspot di Negeri Agung, Negeri Besar, Pakuan Ratu, Way Tuba, dan Blambangan Umpu.

Sufrianto meminta masyarakat di wilayah rentan meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“BPBD Way Kanan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, aparatur kampung, serta unsur terkait dalam pemantauan wilayah. Kesiapsiagaan diperkuat agar kebakaran dapat segera ditangani dan tidak meluas,” katanya.

Dirinya menegaskan pencegahan menjadi langkah utama menghadapi kekeringan dan karhutla. Masyarakat di wilayah rentan diharapkan ikut menjaga sumber air serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....