DTPHP Way Kanan Dorong MBG Serap Produk Petani Lokal

  • 26 Agt 2026 18:21 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan — Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Way Kanan menyiapkan komoditas hortikultura dan peternakan untuk mendukung rantai pasok MBG. Komoditas tersebut disiapkan dengan memperhatikan standar kualitas serta kebutuhan gizi.

Kepala DTPHP Way Kanan, Falahudin, mengatakan pihaknya tergabung dalam Satgas MBG. DTPHP turut membantu menyiapkan komoditas sesuai standar keamanan pangan dan kriteria gizi.

“Komoditas yang disiapkan harus memenuhi standar keamanan pangan dan kualitas. Produk juga harus segar, bersih, serta melalui proses sortasi dan pengemasan,” ujar Falahudin, Senin, 24 Agustus 2026.

Selain kualitas, DTPHP memperhatikan keberlanjutan pasokan komoditas untuk kebutuhan MBG. Hal tersebut penting agar kebutuhan bahan pangan dapat dipenuhi secara konsisten.

Falahudin menjelaskan sejumlah komoditas hortikultura tersedia dari petani Way Kanan. Komoditas tersebut antara lain cabai merah, tomat, terong, dan kacang panjang.

“Untuk hortikultura, kami sudah memetakan beberapa komoditas yang diproduksi petani. Ada sayuran, sayur buah, umbi-umbian, hingga buah-buahan lokal,” katanya.

Komoditas umbi-umbian yang tersedia meliputi singkong, ubi jalar, dan talas. Sementara buah lokal yang diproduksi antara lain pisang, jeruk, pepaya, nanas, dan jambu biji.

Pihaknya berharap dapur MBG memanfaatkan hasil produksi petani lokal. Prioritas tersebut terutama bagi petani yang berada di sekitar lokasi dapur MBG.

“Harapan kami, bahan baku MBG dapat berasal dari petani kita. Terutama petani yang berada di sekitar dapur MBG,” ujar Falahudin.

Untuk sektor peternakan, Way Kanan memiliki produksi telur dan daging ayam. Daerah tersebut juga menjadi salah satu sentra sapi yang menghasilkan daging sapi.

Falahudin berharap dapur MBG menyerap hasil produksi peternakan lokal. Penyerapan tersebut dapat memenuhi kebutuhan protein hewani sekaligus memperkuat ekonomi petani.

“Kalau sirkulasi ini bisa terjalin melalui kerja sama yang baik, produksi petani dapat meningkat. Tentunya kesejahteraan petani juga akan meningkat,” ucapnya.

Menurut Falahudin, keterlibatan petani dalam rantai pasok MBG dapat menciptakan ekosistem pangan berkelanjutan. Kolaborasi antara petani dan dapur MBG dinilai memberi manfaat bagi kedua pihak.

Dinas TPHP Way Kanan akan terus mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal. Langkah tersebut diharapkan memperkuat pasokan MBG sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....