Mahasiswa Baru Institut Al-Ma’arif Ikuti Asesmen Rekognisi Pembelajaran Lampau

  • 22 Agt 2026 17:08 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Institut Al-Ma’arif Way Kanan menyelenggarakan tes dan asesmen Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi mahasiswa baru semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Kegiatan yang berlangsung di lantai dua kampus tersebut menjadi salah satu tahapan dalam proses penerimaan mahasiswa melalui jalur RPL.

Asesmen dibuka secara resmi oleh Rektor Institut Al-Ma’arif Way Kanan, Wakidi. Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi instrumen akademik untuk mengidentifikasi pengalaman, kompetensi, serta rekam jejak yang telah dimiliki mahasiswa sebelum mengikuti proses perkuliahan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin melihat dan menggali pengalaman, kompetensi, serta latar belakang mahasiswa. Dengan begitu, pengalaman mereka dapat menjadi bagian terintegrasi dari proses pembelajaran yang sesuai dengan kapasitas yang telah mereka miliki,” ujar Wakidi, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Menurutnya, asesmen RPL tidak hanya menjadi bagian dari proses administrasi penerimaan mahasiswa. Kegiatan tersebut juga menjadi upaya kampus untuk memastikan pengalaman dan kompetensi peserta dapat dinilai secara objektif sesuai ketentuan akademik.

Untuk mendukung proses penilaian, pihak kampus membagi mahasiswa baru ke dalam empat kelompok asesmen.

Pembagian tersebut dilakukan agar proses asesmen dapat berlangsung lebih efektif dan menciptakan interaksi yang lebih intensif antara asesor dengan mahasiswa.

Pada kelompok empat, misalnya, proses asesmen dipandu oleh dua asesor, yakni Dodi Pratama dan Titin Purwaningsih.

Keduanya melakukan pendalaman terhadap identitas, latar belakang profesi, pengalaman kerja, serta pengetahuan dasar peserta terkait program studi yang tersedia di Institut Al-Ma’arif Way Kanan.

Tiga program studi yang menjadi bagian dari asesmen tersebut yakni Hukum Keluarga Islam (HKI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Proses asesmen berlangsung secara dua arah dan interaktif. Para mahasiswa diberikan kesempatan untuk menjelaskan pengalaman pekerjaan, aktivitas di lapangan, hingga pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman sebelumnya.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bahan bagi tim asesor untuk melakukan penilaian dan menentukan pengakuan pembelajaran yang relevan.

Dengan proses asesmen yang objektif dan transparan, Institut Al-Ma’arif Way Kanan berupaya memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pengakuan akademik atas pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru jalur RPL untuk mengenal lingkungan akademik serta sistem pembelajaran yang akan mereka jalani di Institut Al-Ma’arif Way Kanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....