SPPG Way Tuba Pastikan Pengolahan Makanan Sesuai SOP

  • 22 Agt 2026 11:42 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Way Tuba Kabupaten Way Kanan memastikan seluruh tahapan pengolahan makanan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Langkah tersebut diterapkan untuk menjaga keamanan dan kualitas makanan sebelum dikonsumsi penerima manfaat.

Kepala SPPG Way Tuba, Ali Rohman, mengatakan penerapan keamanan pangan dimulai sejak tahap persiapan bahan makanan. Setiap relawan diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap selama bekerja.

“Setiap relawan menggunakan APD lengkap dan mengerjakan bahan makanan sesuai SOP yang ada,” ujar Ali Rohman, Jumat, 21 Agutus 2026.

Menurutnya, penggunaan peralatan juga diperhatikan untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang. Pisau dan talenan yang digunakan dibedakan sesuai jenis bahan makanan.

Pada tahap memasak, relawan kembali diwajibkan menggunakan APD lengkap. SPPG memastikan makanan dimasak hingga matang dan aman untuk dikonsumsi.

Ali menjelaskan, khusus makanan berbahan ayam, suhu internal minimum yang aman mencapai 74 derajat Celsius. Pengukuran suhu menjadi salah satu upaya memastikan makanan matang secara optimal.

Setelah matang, makanan memasuki tahap pengemasan atau packing. Relawan menggunakan APD lengkap dan memastikan suhu makanan turun sebelum dikemas.

“Makanan dikemas setelah suhunya turun, untuk menghindari makanan yang masih beruap agar tidak mudah basi,” katanya.

Tahap selanjutnya adalah distribusi makanan kepada penerima manfaat. Proses tersebut dilakukan menggunakan kendaraan bersih dan tertutup yang khusus digunakan mengangkut makanan.

Ali menambahkan, kondisi kendaraan dan proses pengiriman turut menjadi perhatian SPPG Way Tuba. Hal itu dilakukan untuk menjaga makanan tetap aman hingga sampai tujuan.

“Menjaga ompreng tetap aman, memastikan waktu pengiriman, dan berhati-hati saat berkendara,” ucapnya.

Ia menegaskan, seluruh tahapan tersebut menjadi prosedur yang dilakukan SPPG Way Tuba setiap hari. Penerapan standar keamanan pangan diharapkan menjaga makanan tetap higienis dan layak dikonsumsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....