Pendataan Sensus Ekonomi Way Kanan Capai 64,74 Persen
- 18 Agt 2026 19:19 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan mematangkan strategi untuk mempercepat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Sekretaris Daerah Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Buway Pemuka Pengiran Ilir, Selasa, 18 Agustus 2026.
Rakor membahas capaian pendataan, progres geotagging, kendala di lapangan, serta strategi percepatan agar sensus selesai tepat waktu.
Berdasarkan laporan BPS Way Kanan per 18 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB, pendataan telah mencapai 121.335 responden atau 64,74 persen dari target 187.422 responden.
Sementara progres geotagging tercatat 60,40 persen atau 140.582 titik. Pendataan berdasarkan kategori usaha menunjukkan capaian Usaha Besar (UB) sebesar 125,71 persen atau 44 unit, usaha dalam keluarga 81,96 persen atau 105.499 unit, Usaha Menengah (UM) 11,63 persen atau 15 unit, serta Usaha Mikro dan Kecil (UMK) 8,15 persen atau 7.472 unit.
Capaian UM dan UMK menjadi perhatian Pemkab Way Kanan dan BPS untuk segera dipercepat.
Sejumlah kendala yang ditemukan antara lain penolakan warga atau aparat, kinerja petugas yang belum merata, serta potensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang belum terdata.
Pemkab Way Kanan menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya pendataan terarah untuk kategori UM melalui kolaborasi lintas OPD dan optimalisasi data dari sejumlah organisasi perangkat daerah.
Pemkab juga akan melibatkan aparat kampung dan menggunakan surat pengantar resmi BPS untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pelaksanaan sensus.
Machiavelli menyatakan kualitas data menjadi salah satu indikator penting keberhasilan sensus.
“Kita ingin bukan hanya mencapai target pendataan, tetapi menghasilkan data ekonomi Kabupaten Way Kanan yang berkualitas dan benar-benar dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan ke depan,” ujar Machiavelli.
Rakor dihadiri jajaran BPS Way Kanan, Setdakab, serta perwakilan sejumlah dinas teknis. Sinergi lintas sektor diharapkan mempercepat pendataan sekaligus menghasilkan data ekonomi yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....