Kenali Telur Baru dan Telur Lama

  • 16 Agt 2026 19:10 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID,Way Kanan:Telur adalah sumber protein hewani yang murah, praktis, dan disukai semua kalangan. Namun, karena tersimpan di dalam cangkang, kita sering kali kesulitan mengetahui apakah telur yang kita beli masih baru atau sudah disimpan terlalu lama.

Dikutip dari Kementan berikut adalah panduan lengkap untuk mengenali perbedaan telur baru dan telur lama melalui beberapa metode sederhana:

1. Tes Apung (Metode Paling Akurat)
Cangkang telur memiliki pori-pori mikro. Seiring berjalannya waktu, cairan di dalam telur akan menguap dan digantikan oleh udara, sehingga kantung udara di dalam telur membesar. [1]
  • Telur Baru: Mengalami dehidrasi minimal, sehingga kantung udaranya sangat kecil. Ketika dimasukkan ke dalam air, telur akan tenggelam horizontal di dasar gelas.
  • Telur Lama: Kantung udaranya sudah membesar. Telur akan berdiri tegak di dasar gelas (usia sekitar 1–2 minggu) atau mengapung di permukaan (usia di atas 3 minggu/sudah tidak layak konsumsi).
2. Kondisi Saat Telur Dipecahkan
Jika Anda sudah terlanjur membelinya, Anda bisa melihat kualitasnya saat telur dipecahkan di atas piring datar:
  • Telur Baru: Bagian kuning telur (yolk) berbentuk bulat sempurna, kokoh, dan posisinya tepat di tengah. Bagian putih telur (albumen) terlihat kental, tebal, dan tidak melebar jauh.
  • Telur Lama: Kuning telur terlihat pipih, mudah pecah/hancur, dan posisinya bergeser ke pinggir. Putih telurnya sangat encer, tipis, dan melebar luas seperti air.
3. Suara Saat Diguncang
  • Telur Baru: Ketika Anda mendekatkan telur ke telinga lalu mengguncangnya perlahan, tidak akan terdengar suara apa pun. Ini menandakan isi telur masih padat dan penuh.
  • Telur Lama: Akan terdengar suara kocak atau cairan yang bergeser (sloshing sound). Hal ini terjadi karena ruang di dalam cangkang sudah longgar akibat menyusutnya putih dan kuning telur.
4. Tampilan Cangkang dan Aroma
  • Telur Baru: Cangkangnya cenderung bertekstur sedikit kasar, kesat, dan memiliki warna yang pekat/cerah sesuai jenisnya. Saat dipecahkan, aromanya netral.
  • Telur Lama: Cangkangnya terlihat lebih mulus, agak mengkilap (karena lapisan pelindung alami atau kutikula sudah menipis), dan terkadang timbul bercak hitam jika mulai berjamur. Telur yang sudah busuk akan mengeluarkan bau belerang yang menyengat saat dibuka.
Tips Menyimpan Telur Agar Tahan Lama
Agar telur di rumah tidak cepat rusak, simpanlah telur di dalam kulkas (suhu di bawah 4°C) menggunakan wadah aslinya, bukan di rak pintu kulkas. Guncangan akibat pintu kulkas yang sering dibuka-tutup dapat membuat tali kuning telur (chalaza) putus, sehingga telur lebih cepat rusak.
google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....