Debit Air Irigasi Way Kanan Menurun jelang Puncak Kemarau

  • 07 Agt 2026 07:40 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan — Debit air pada bendungan dan saluran irigasi utama di Kabupaten Way Kanan diperkirakan mengalami penurunan menjelang puncak musim kemarau. Kondisi tersebut dipengaruhi berkurangnya curah hujan serta pemanfaatan air di bagian hulu sungai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Way Kanan, Edwin Bavur, mengatakan penurunan debit air merupakan kondisi yang umum terjadi saat kemarau. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam pengelolaan sumber daya air.

“Menjelang musim kemarau ini tentu debit air pasti berkurang,” ujar Edwin, Kamis, 6 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, terdapat dua faktor utama yang memengaruhi berkurangnya debit air di wilayah tersebut. Faktor pertama adalah musim kemarau yang menyebabkan ketersediaan air mengalami penurunan.

Selain faktor musim, keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di bagian hulu sungai juga turut memengaruhi besaran debit air. Pemanfaatan air untuk kebutuhan pembangkitan listrik berdampak terhadap aliran air yang masuk ke wilayah hilir.

“Kemudian berpengaruh juga karena di atas itu ada PLTA,” katanya.

Edwin menjelaskan keberadaan PLTA di hulu sungai menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dalam melihat kondisi debit air. Terutama ketika memasuki periode kemarau dengan ketersediaan air yang semakin terbatas.

Pihaknya terus memperhatikan kondisi debit air sebagai bagian dari pengelolaan jaringan irigasi. Pemantauan diperlukan untuk mengetahui ketersediaan air bagi kebutuhan masyarakat, khususnya sektor pertanian.

Kondisi debit air tersebut menjadi perhatian menjelang puncak kemarau. Pengelolaan air secara optimal diperlukan agar ketersediaan air tetap dapat mendukung kebutuhan irigasi di Kabupaten Way Kanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....