Kisah Dua Lansia Way Kanan Bertahan di Rumah Tak Layak Huni

  • 01 Agt 2026 07:10 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Dua kakak beradik lanjut usia (lansia), Asmiyati dan Tukiman, hidup dalam kondisi memprihatinkan di Kampung Sukarame, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan.

Keduanya tinggal di rumah yang sudah rusak parah dan tidak layak huni. Dinding rumah tampak rapuh, sementara atap bocor di sejumlah bagian. Lingkungan sekitar rumah juga dipenuhi semak belukar dan rumput liar.

Di dalam rumah, perabotan yang digunakan sehari-hari sudah tua dan rusak sehingga tidak lagi memberikan kenyamanan.

Kepala Dusun Sukarame, Eka Indra, mengatakan kondisi kedua lansia tersebut semakin memprihatinkan setelah ditinggal pasangan masing-masing. Kondisi kesehatan dan semangat hidup mereka terus menurun sehingga kesulitan mengurus diri sendiri.

"Saat kami berkunjung, tampak jelas penampilan mereka yang kurang terawat, memakai pakaian sederhana yang sudah kusam. Dari wajah mereka terpancar kesunyian dan kelemahan yang mendalam," ujar Eka Indra, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Eka menjelaskan, Asmiyati memiliki seorang anak yang tinggal di Bengkulu. Namun, karena keterbatasan ekonomi, sang anak belum mampu memberikan bantuan yang memadai. Sementara itu, Tukiman tidak memiliki keturunan.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keduanya mengandalkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Kekurangan kebutuhan hidup mereka sebagian terbantu dari kepedulian warga sekitar.

Kondisi Asmiyati dan Tukiman menjadi perhatian warga setempat. Mereka berharap ada bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait agar kedua lansia tersebut dapat menjalani hari tua dengan lebih layak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....