BPBD Way Kanan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau dan Karhutla

  • 30 Jul 2026 15:49 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Way Kanan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Upaya tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau, Rabu, 29 Juli 2026.

Kepala BPBD Way Kanan, Suprianto, mengatakan rakor melibatkan berbagai unsur melalui pendekatan Pentahelix. Unsur tersebut meliputi TNI, Polri, organisasi masyarakat, media massa, akademisi, dan peneliti.

“Rakor ini bertujuan memperkuat koordinasi dan memastikan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Suprianto. Menurutnya, setiap unsur harus memahami tugas dan perannya dalam menghadapi potensi bencana.

BPBD Way Kanan juga memetakan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana. Selain itu, kesiapan sumber daya manusia menjadi perhatian dalam menghadapi ancaman kekeringan dan Karhutla.

Suprianto menegaskan, pemerintah kampung dan kecamatan memiliki peran penting dalam penanganan bencana. Kepala kampung diminta meningkatkan komunikasi dan koordinasi secara intensif dengan pemerintah kecamatan.

“Jajaran kampung dan kecamatan merupakan ujung tombak penanganan bencana di lapangan,” katanya. Menurut Suprianto, sinergi antarpihak diperlukan untuk mendeteksi risiko sejak dini.

Langkah pencegahan juga harus dilakukan secara cepat, terukur, dan sesuai standar operasional prosedur. Hal tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko serta dampak kekeringan dan Karhutla terhadap masyarakat.

Melalui koordinasi lintas sektor, BPBD Way Kanan berharap kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau semakin optimal. Sinergi seluruh unsur Pentahelix diharapkan mampu menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....