SPBU di Lampung Mulai Salurkan Biosolar B50,

  • 22 Jul 2026 00:08 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Seluruh SPBU di Provinsi Lampung mulai menyalurkan Biosolar B50 atau bahan bakar diesel dengan campuran biodiesel 50 persen. Bersamaan dengan penerapan tersebut, pasokan biosolar juga ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengurangi antrean di SPBU.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung, Budhi Darmawan, mengatakan kuota distribusi biosolar meningkat dari sekitar 2.100 kiloliter per hari menjadi 2.797 kiloliter per hari. Penambahan pasokan dilakukan menyusul tingginya permintaan biosolar dalam beberapa waktu terakhir.

"Kuota normal distribusi biosolar di Lampung sekitar 2.100 kiloliter per hari. Saat ini realisasinya sudah mencapai 2.797 kiloliter per hari sehingga antrean di SPBU dalam beberapa hari terakhir mulai berkurang," ujar Budhi.

Dia menjelaskan seluruh tambahan pasokan yang didistribusikan ke SPBU kini telah menggunakan Biosolar B50. Distribusi juga telah menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

Ia juga memastikan perubahan komposisi biodiesel dari B40 menjadi B50 tidak memengaruhi harga jual kepada masyarakat. Harga Biosolar bersubsidi tetap sebesar Rp6.800 per liter sesuai ketentuan pemerintah.

Berdasarkan data realisasi distribusi per 15 Juli 2026, penyaluran biosolar di Lampung telah melampaui kuota harian. Realisasi rata-rata di tingkat provinsi berada pada kisaran 105 persen dari kuota normal.

Diharapkan peningkatan pasokan dan penerapan Biosolar B50 mampu menjaga ketersediaan BBM bersubsidi sekaligus mengurangi antrean kendaraan di SPBU.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....