Kampung Siaga TB, Upaya Bersama Putus Mata Rantai Penularan Tuberkulosis

  • 21 Jul 2026 11:14 WIB
  •  Waykanan

‎RRI. CO. ID, Way Kanan - Pemerintah Kabupaten Way Kanan bersama tenaga kesehatan dan masyarakat terus memperkuat upaya pencegahan serta pengendalian tuberkulosis (TB) melalui pembentukan Kampung Siaga TB. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya TB, mempercepat penemuan kasus, memastikan penderita menjalani pengobatan hingga tuntas, serta memutus rantai penularan di lingkungan sekitar.

‎Kampung Siaga TB melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kampung, puskesmas, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga warga setempat. Berbagai kegiatan dilakukan, seperti penyuluhan tentang gejala TB, pelacakan kontak erat penderita, pemeriksaan kesehatan, serta pendampingan pasien agar disiplin mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga medis.

Melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat, diharapkan stigma terhadap penderita TB dapat berkurang sehingga mereka tidak ragu memeriksakan diri dan menjalani pengobatan. Edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, menjaga ventilasi rumah, serta etika batuk juga terus digencarkan untuk mencegah penyebaran penyakit.

Keberadaan Kampung Siaga TB di kabupaten Way Kanan sampai saat ini telah terbentuk 10 kampung dari 227 kampung menjadi langkah nyata dalam mendukung target eliminasi tuberkulosis di Indonesia. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan angka penularan TB terus menurun serta tercipta lingkungan yang lebih sehat, aman, dan bebas dari tuberkulosis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....