Alat Perekaman e-KTP Tersambar Petir Warga Banjit Diarahkan ke MPP
- 20 Jul 2026 12:08 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Pelayanan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, mengalami kendala.
Sejumlah warga yang hendak melakukan perekaman data kependudukan terpaksa harus kembali pulang lantaran alat perekam di kecamatan tersebut mengalami kerusakan.
Informasi mengenai kerusakan alat ini pertama kali mencuat dari keluhan warga setempat. Rusdi, salah seorang warga Banjit, mengungkapkan kekecewaannya karena banyak warga yang gagal melakukan perekaman.
"Banyak warga yang sudah datang mau rekam e-KTP terpaksa harus pulang lagi karena alatnya rusak," ujar Rusdi, Senin, 20 Juli 2026.
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Way Kanan, Syahrul Munir, membenarkan adanya kerusakan pada alat perekaman e-KTP di Kecamatan Banjit.
Syahrul menjelaskan kerusakan tersebut diakibatkan oleh faktor alam. "Benar, alat perekaman di Kecamatan Banjit rusak akibat tersambar petir," kata dia.
Terkait solusi permanen, Syahrul menyatakan pihak Disdukcapil akan mengupayakan pengadaan alat baru. Namun, mengingat keterbatasan anggaran saat ini, pengadaan alat tersebut baru akan diusulkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan mendatang.
"Kami akan mengusulkan pengadaan alat baru pada APBD Perubahan, mengingat anggaran saat ini masih minim," ujar Syahrul.
Sementara menunggu alat baru tersedia, Disdukcapil Way Kanan memberikan solusi alternatif bagi warga Kecamatan Banjit. Syahrul menganjurkan agar masyarakat yang mendesak untuk melakukan perekaman e-KTP dapat mengurusnya di Mal Pelayanan Publik (MPP).
"Untuk sementara waktu, masyarakat Kecamatan Banjit yang ingin melakukan perekaman kami anjurkan untuk datang ke Mal Pelayanan Publik yang berada di Kecamatan Baradatu," ucapnya.
Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir gangguan pelayanan administrasi kependudukan bagi warga Kecamatan Banjit hingga alat perekaman di kecamatan mereka kembali berfungsi normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....