Penyuluh Dorong Petani Kembangkan Padi Gogo di Way Kanan

  • 20 Jul 2026 10:48 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Petani di Way Kanan didorong mengembangkan budidaya padi gogo sebagai alternatif mempertahankan produksi pangan. Langkah tersebut ditempuh karena semakin banyak lahan sawah yang telah beralih fungsi menjadi kebun kakao dan kelapa sawit.

Penyuluh Pertanian Kabupaten Way Kanan, Galuh Eka Mulyanto, mengatakan pengembalian lahan perkebunan menjadi sawah membutuhkan biaya yang relatif besar. Kondisi itu membuat banyak petani memilih mempertahankan tanaman tahunannya.

Menurutnya, pembersihan pada lahan sawit maupun kakao memerlukan biaya tinggi. Selain itu, lahan masih harus melalui proses pengolahan sebelum kembali menjadi sawah konvensional.

"Petani yang masih ingin menanam padi kami arahkan ke pola padi gogo. Kami memberikan pendampingan dan imbauan, tetapi keputusan tetap berada di tangan petani sebagai pelaku usaha tani," kata Galuh Eska Mulyanto, Senin, 20 Juli 2026.

Dia menjelaskan aspirasi petani terkait pengembalian fungsi lahan telah beberapa kali disampaikan kepada Kementerian Pertanian. "Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada kesiapan petani serta dukungan anggaran yang tersedia," ujarnya.

Dirinya berharap pemerintah kampung turut berperan mendorong peningkatan kembali tanaman pangan di wilayah masing-masing. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan petani menjadi kunci menjaga keberlanjutan sektor pangan di Kabupaten Way Kanan. "Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani tanpa mengabaikan kondisi lahan yang telah mengalami alih fungsi," katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....