Habis Goreng, Minyaknya Disimpan Lagi

  • 19 Jul 2026 06:05 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID,Way Kanan:Menghemat penggunaan minyak goreng dengan cara menyimpannya kembali setelah dipakai adalah kebiasaan yang sangat umum di dapur. Namun, di balik efisiensi ini, ada risiko kesehatan yang mengintai jika minyak jelantah digunakan secara berulang-ulang tanpa batasan yang jelas. Proses pemanasan suhu tinggi yang berulang dapat mengubah struktur kimia minyak menjadi zat beracun dan karsinogenik (pemicu kanker).

Agar tetap hemat sekaligus sehat, Dikutip dari laman BADAN POM kenali batas aman dan cara tepat menggunakan kembali minyak goreng Anda!

1. Berapa Kali Batas Maksimal Penggunaan Minyak?
Secara umum, minyak goreng rumahan sebaiknya tidak digunakan lebih dari 2 hingga 3 kali.
  • Minyak Goreng Sawit/Kelapa: Jenis ini lebih stabil pada suhu tinggi, namun tetap disarankan maksimal 3 kali penggorengan.
  • Minyak Sayur Cair (Zaitun, Kanola, Jagung): Minyak jenis ini memiliki titik asap yang lebih rendah dan lebih cepat rusak, sehingga sebaiknya hanya digunakan 1 hingga 2 kali saja untuk menggoreng.

2. Tanda-Tanda Minyak Sudah Harus Dibuang
Jangan hanya menghitung jumlah pemakaian, Anda juga wajib memperhatikan perubahan fisik pada minyak. Segera buang minyak jika menemui tanda berikut:
  • Warna Berubah Gelap: Minyak berubah menjadi cokelat tua hingga kehitaman.
  • Muncul Bau Tengik: Bau tidak sedap yang menyengat akibat proses oksidasi.
  • Minyak Mengental: Tekstur minyak menjadi lebih pekat dan lengket saat dituangkan.
  • Muncul Banyak Busa: Saat dipanaskan kembali, minyak mengeluarkan busa berlebih dan cepat berasap meski suhunya belum terlalu tinggi.

3. Cara Benar Menyimpan Minyak Sisa Gorengan
Jika minyak baru digunakan sekali dan kondisinya masih baik, lakukan langkah ini untuk menyimpannya dengan aman:
  • Dinginkan Terlebih Dahulu: Jangan langsung menyaring minyak yang masih mendidih.
  • Saring Sampai Bersih: Gunakan saringan halus atau kain saring untuk memisahkan sisa-sisa remahan makanan yang tertinggal. Sisa makanan yang mengendap akan mempercepat pembusukan minyak.
  • Gunakan Wadah Tertutup: Simpan di wadah kaca atau stainless steel yang bersih dan memiliki tutup rapat.
  • Hindari Cahaya dan Panas: Letakkan wadah di tempat yang sejuk dan gelap (seperti di dalam lemari dapur). Jangan menaruhnya di dekat kompor atau terpapar sinar matahari langsung karena mempercepat proses oksidasi.
Minyak goreng bekas pakai memang bisa disimpan dan digunakan kembali, namun kesehatan keluarga tetap harus menjadi prioritas utama. Dengan membatasi penggunaan maksimal 3 kali dan menerapkan cara penyimpanan yang benar, Anda bisa tetap hemat tanpa harus mengorbankan kesehatan jangka panjang.


google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....