Ini Alasan , Anak Tiba Tiba Mengigit Temanya yang lagi Main Bareng

  • 19 Jul 2026 05:56 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID,Way Kanan:Ketika anak tiba-tiba menggigit temannya saat sedang asyik bermain, kepanikan dan rasa bersalah sebagai orang tua pasti langsung muncul. Kejadian ini sering kali membuat Ayah atau Ibu merasa malu di depan orang tua lain.

Dikutip dari laman BKKBN perilaku menggigit pada anak—terutama usia balita—sebenarnya adalah hal yang umum terjadi dan merupakan bagian dari fase perkembangan mereka.
Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa anak tiba-tiba menggigit temannya dan cara tepat untuk menyikapinya.
Mengapa Anak Tiba-Tiba Menggigit?
Anak kecil belum memiliki kontrol emosi dan kemampuan bahasa yang matang seperti orang dewasa. Menggigit biasanya merupakan bentuk komunikasi non-verbal ketika mereka merasa kewalahan. Berikut beberapa pemicunya:
  • Belum Bisa Mengungkapkan Perasaan (Frustrasi)
    Anak-anak sering kali belum tahu cara berkata, "Aku tidak mau berbagi mainan ini" atau "Kamu terlalu dekat denganku." Ketika kata-kata tidak mampu keluar, gigitan menjadi jalan pintas untuk mengekspresikan kekesalan mereka.
  • Kelebihan Stimulasi (Overstimulated)
    Suasana bermain yang terlalu ramai, bising, atau melelahkan bisa membuat anak merasa stres. Menggigit menjadi reaksi spontan untuk mempertahankan diri atau melepaskan ketegangan emosional tersebut.
  • Eksplorasi dan Tumbuh Gigi
    Bagi anak yang lebih muda (usia 1–2 tahun), menggigit terkadang merupakan cara mereka mengeksplorasi benda di sekitar atau untuk meredakan rasa tidak nyaman pada gusi akibat tumbuh gigi.
  • Menginginkan Perhatian Instan
    Anak-benar tahu bahwa tindakan menggigit akan langsung memicu reaksi cepat dari orang-orang di sekitarnya. Terkadang, mereka melakukannya hanya untuk mendapatkan perhatian penuh dari orang tua atau temannya.
Cara Tepat Menangani Anak yang Menggigit
Saat kejadian berlangsung, respons cepat dan tenang dari orang tua sangat menentukan agar perilaku ini tidak menjadi kebiasaan.
  • Pisahkan dan Tenangkan Suasana
    Segera angkat anak dari situasi bermain tersebut. Pastikan anak yang digigit mendapatkan pertolongan pertama dan ditenangkan terlebih dahulu.
  • Berikan Teguran Singkat dan Tegas
    Tatap mata anak dan katakan dengan suara datar namun tegas: "Tidak boleh menggigit. Menggigit itu sakit." Hindari berteriak atau memarahi anak secara berlebihan karena hal itu justru bisa membuat mereka semakin stres.
  • Ajarkan Kosakata Emosi
    Bantu anak mengenali apa yang mereka rasakan saat itu. Anda bisa berkata, "Kamu kesal ya karena mainannya diambil? Lain kali bilang, 'Itu punyaku', jangan menggigit."
  • Jangan Menggigit Balik
    Ada mitos yang menyebutkan bahwa menggigit balik anak akan memberi tahu mereka rasanya sakit. Cara ini keliru karena justru mengajarkan anak bahwa kekerasan fisik adalah hal yang normal untuk menyelesaikan masalah.
Perilaku menggigit ini umumnya akan berkurang seiring bertambahnya usia dan meningkatnya kemampuan bicara anak. Konsistensi dalam memberikan batasan yang jelas akan membantu anak belajar mengendalikan emosinya dengan lebih baik.
google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....