BPBD Way Kanan Imbau Petani Tunda Tanam saat Kemarau Panjang
- 25 Jun 2026 15:01 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Way Kanan mengingatkan petani agar tidak memaksakan masa tanam saat kemarau panjang. Langkah itu penting untuk mengurangi risiko gagal panen akibat kekurangan air, Kamis, 25 Juni 2026.
Kepala BPBD Way Kanan, Sufrianto, mengatakan sektor pertanian menjadi yang paling terdampak ketika musim kemarau berlangsung lama. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan hasil produksi berbagai komoditas unggulan.
Menurutnya, tanaman padi, jagung, dan singkong memiliki risiko tinggi mengalami gagal panen. Kekurangan air menjadi penyebab utama menurunnya produktivitas pertanian.
BPBD terus berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan. Koordinasi dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perkembangan cuaca.
Petani juga diimbau menyesuaikan jadwal tanam dengan kondisi iklim. Penanaman sebaiknya tidak dipaksakan ketika potensi kekeringan masih tinggi.
Sufrianto menilai langkah tersebut dapat mencegah kerugian petani. Biaya benih, pupuk, dan tenaga kerja tidak terbuang sia-sia akibat gagal panen.
“Ketika kemarau panjang terjadi, kami sangat memperhatikan nasib petani. Kami mengimbau masyarakat tidak memaksakan penanaman dan terus mengikuti informasi cuaca dari BMKG,” ujar Sufrianto.
Ia menambahkan informasi prakiraan cuaca menjadi acuan penting dalam menyusun rencana tanam. Dengan perencanaan yang tepat, petani diharapkan mampu mengurangi dampak kemarau terhadap hasil pertanian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....