Harga Karet Naik, Petani Hadapi Dilema Hasil Getah Menurun akibat Kemarau
- 25 Jun 2026 15:01 WIB
- Waykanan
RRI. CO. ID, Way Kanan - Kenaikan harga karet di tingkat petani dalam beberapa waktu terakhir belum sepenuhnya membawa keuntungan bagi para penyadap. Di tengah harga jual yang membaik, produksi getah karet justru mengalami penurunan akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
Petani karet Kampung Negeri Baru, Rizal mengatakan hasil sadapan saat ini jauh berkurang dibandingkan musim penghujan.Kurangnya curah hujan menyebabkan pohon karet menghasilkan getah lebih sedikit, sehingga pendapatan petani belum meningkat secara signifikan meski harga jual sedang naik.
Rizal mengatakan kondisi tersebut menjadi dilema tersendiri. Di satu sisi harga karet memberikan harapan untuk memperbaiki perekonomian keluarga, namun di sisi lain volume panen yang menurun membuat hasil penjualan tidak sesuai harapan. Beberapa petani bahkan harus memperluas area sadap untuk menutupi berkurangnya produksi getah.
Musim kemarau juga berdampak pada kondisi tanaman yang lebih rentan mengalami stres akibat kekurangan air. Jika kondisi ini berlangsung lama, produktivitas pohon karet dikhawatirkan akan terus menurun dan memengaruhi hasil panen pada bulan-bulan berikutnya.
Para petani berharap cuaca segera membaik agar produksi getah kembali normal. Dengan hasil panen yang meningkat dan harga jual yang tetap stabil, petani optimistis dapat memperoleh keuntungan yang lebih baik serta menjaga keberlangsungan usaha perkebunan karet yang menjadi sumber penghasilan utama masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....