Minimnya Penyuluh Jadi Tantangan Pengembangan Perikanan di Way Kanan

  • 21 Jun 2026 08:31 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Keterbatasan jumlah penyuluh perikanan di Kabupaten Way Kanan menjadi tantangan dalam upaya pengembangan sektor perikanan daerah. Kondisi tersebut dinilai memengaruhi optimalisasi pendampingan kepada pelaku usaha perikanan di tingkat kecamatan.

Koordinator Penyuluh Perikanan Way Kanan, Joko Widodo, mengatakan saat ini hanya terdapat empat penyuluh aktif yang bertugas di seluruh wilayah kabupaten. Jumlah tersebut harus menjangkau 15 kecamatan dengan cakupan wilayah yang cukup luas.

Menurutnya, keterbatasan sumber daya manusia membuat pendampingan kepada masyarakat perikanan belum dapat dilakukan secara maksimal.

“Padahal, penyuluh memiliki peran penting dalam memberikan pembinaan dan pengembangan usaha perikanan,” katanya, Minggu, 21 Juni 2026.

Dia menjelaskan kondisi idealnya setiap kecamatan memiliki minimal satu penyuluh perikanan. Dengan demikian, potensi perikanan di masing-masing wilayah dapat dipantau dan dikembangkan secara lebih optimal.

Dia berharap adanya penambahan tenaga penyuluh untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat. Penambahan personel juga dinilai penting agar pembinaan terhadap pelaku usaha perikanan menjadi lebih efektif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....