BPBD Way Kanan Perkuat Kolaborasi Hadapi Karhutla 2026

  • 15 Jun 2026 11:57 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Way Kanan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026. Langkah itu dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor.

Kepala BPBD Way Kanan, Sufrianto, mengatakan keterbatasan sumber daya menjadi tantangan utama. Karena itu, seluruh potensi yang ada akan dioptimalkan.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur sangat diperlukan dalam penanggulangan bencana. Sinergi dilakukan sejak tahap pencegahan hingga penanganan.

BPBD akan menggandeng unsur pemerintah, TNI, Polri, serta pemerintah kecamatan dan kampung. Relawan dan desa tangguh bencana juga dilibatkan dalam upaya mitigasi.

Selain itu, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Way Kanan turut diajak berpartisipasi. Tujuannya untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla.

“Kita akan menghimbau dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan,” kata Sufrianto, Senin, 15 Juni 2026.

Ia menjelaskan, koordinasi dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut penting untuk meminimalkan dampak bencana yang mungkin terjadi.

BPBD juga telah menyiapkan strategi apabila ancaman karhutla meningkat. Dukungan dari berbagai pihak akan dimaksimalkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Apabila skala bencana melampaui kemampuan daerah, bantuan akan segera diajukan. Dukungan dapat berasal dari pemerintah provinsi maupun daerah tetangga.

“Selama ini kami sudah memiliki perjanjian kerja sama untuk saling mendukung penanggulangan bencana,” ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, BPBD berharap penanganan karhutla dapat dilakukan lebih cepat. Kesiapsiagaan seluruh elemen menjadi kunci menghadapi potensi bencana tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....