Ramsai Masuk Kajian Kawasan Kumuh, Ini Hasil Analisis ITERA

  • 09 Jun 2026 12:32 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Kampung Ramsai menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam kajian penanganan kawasan kumuh oleh tim Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Kajian tersebut dilakukan melalui proses analisis dan verifikasi lapangan yang berlangsung sejak 2023 hingga 2024.

Kepala Kampung Ramsai, Hendrik Purnama, mengatakan tim ITERA melakukan penilaian terhadap sejumlah kampung di Kabupaten Way Kanan. Salah satunya adalah Kampung Ramsai yang menjadi bagian dari objek penelitian.

Menurut Hendrik, proses analisis dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu cukup panjang. Tim melakukan pengecekan langsung terhadap wilayah yang masuk indikator kawasan kumuh.

“Pada 2023 hingga 2024 kami didatangi tim ITERA yang melakukan analisis terhadap beberapa kampung di Way Kanan, termasuk Kampung Ramsai,” ujarnya, Minggu, 7 Juni 2026.

Ia menjelaskan penilaian tidak hanya berfokus pada kondisi kawasan kumuh. Kajian juga mencakup berbagai aspek pendukung lingkungan permukiman.

“Prosesnya cukup panjang karena dilakukan pengecekan terhadap wilayah yang masuk indikator kawasan kumuh,” katanya.

Hendrik menuturkan terdapat sejumlah indikator yang menjadi perhatian dalam kajian tersebut. Di antaranya kondisi bangunan gedung, jalan lingkungan, dan penyediaan air minum.

Selain itu, aspek drainase lingkungan juga menjadi bagian dari penilaian. Begitu pula pengelolaan limbah dan sistem persampahan di wilayah kampung.

“Penilaian tidak hanya melihat kawasan kumuh, tetapi juga bangunan gedung, jalan lingkungan, air minum, drainase, limbah, persampahan, hingga proteksi kebakaran,” ucapnya.

Hasil kajian tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan program penataan lingkungan permukiman. Dengan demikian, upaya peningkatan kualitas kawasan di Kampung Ramsai dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....