Keterbatasan Penyuluh Jadi Kendala Budidaya Perikanan di Way Kanan
- 03 Jun 2026 15:45 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Keterbatasan jumlah penyuluh perikanan menjadi kendala dalam pengembangan budidaya perikanan air tawar di Kabupaten Way Kanan. Saat ini hanya terdapat empat penyuluh perikanan yang harus melayani 15 kecamatan.
Penyuluh Perikanan Kabupaten Way Kanan, Miskun Susilo, mengatakan jumlah tersebut belum ideal untuk menjangkau seluruh wilayah secara optimal. Kondisi ini berdampak pada terbatasnya layanan pembinaan bagi pelaku budidaya perikanan air tawar.
Menurutnya, luas wilayah dan banyaknya kelompok pembudidaya ikan menjadi tantangan tersendiri bagi para penyuluh. Mereka harus membagi waktu dan wilayah kerja agar pelayanan tetap dapat berjalan.
"Kami memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh wilayah secara optimal karena jumlah penyuluh yang ada saat ini hanya empat orang untuk 15 kecamatan," ujarnya, Rabu, 3 Juni 2026.
Untuk mengatasi kendala tersebut, pihaknya menjalin koordinasi dengan para penyuluh pertanian yang tersebar di berbagai kecamatan. "Langkah ini dilakukan agar informasi terkait kebutuhan pembinaan pelaku budidaya dapat lebih cepat diterima," jelasnya.
Dia menjelaskan para penyuluh pertanian dapat membantu memberikan informasi mengenai keberadaan pembudidaya ikan yang membutuhkan pendampingan. Dengan demikian, penyuluh perikanan dapat menentukan prioritas wilayah yang perlu mendapat pembinaan.
Ia berharap sinergi antar penyuluh dapat mendukung pengembangan sektor perikanan air tawar di Way Kanan. Selain itu, upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para pembudidaya ikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....