Kenang Ryamizard Ryacudu, Bustami Zainudin: Beliau Prajurit Sejati
- 01 Jun 2026 10:41 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID,Way Kanan - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Lampung, Bustami Zainudin, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu, pada Minggu, 31 Mei 2026. Di mata Bustami, almarhum bukan hanya sekadar tokoh militer, melainkan sosok mentor dan prajurit sejati.
Bustami mengungkapkan dirinya memiliki hubungan emosional yang sangat erat dengan almarhum sejak puluhan tahun lalu. Kedekatan tersebut terjalin sejak ia memulai karier sebagai kepala daerah di Kabupaten Way Kanan, baik saat menjabat sebagai wakil bupati maupun ketika menjadi bupati sejak 2005 silam.
"Saya sangat dekat dengan almarhum sejak tahun 2005 hingga akhir hayat beliau. Kedekatan itu menjadi ruang yang sangat berharga bagi saya untuk menimba ilmu, khususnya dalam hal kepemimpinan dan pengabdian," ujar Bustami dalam keterangannya, Senin, 1 Juni 2026.
Mantan Bupati Way Kanan ini mengenang Ryamizard sebagai pribadi yang bersahaja namun berkarakter kuat.
"Almarhum adalah tipikal orang yang tidak banyak bicara. Namun, beliau adalah sosok prajurit sejati yang selalu menanamkan kedisiplinan, kesetiaan, dan tanggung jawab yang luar biasa," ucap Bustami.
Hubungan erat antara keduanya juga teoretis dalam pelestarian nilai sejarah di Lampung. Bustami menceritakan, saat dirinya menjabat sebagai Bupati Way Kanan, pemerintah daerah selalu memperingati hari kelahiran ayahanda Ryamizard, yakni pejuang kemerdekaan Mayor Jenderal TNI (Purn.) Musannif Ryacudu. Peringatan tersebut dikemas dalam agenda resmi daerah berupa kegiatan "Napak Tilas Musannif Ryacudu".
"Almarhum (Ryamizard) selalu hadir secara langsung di setiap acara napak tilas tersebut. Kehadiran beliau senantiasa dinantikan untuk membersamai masyarakat Lampung, khususnya warga Kabupaten Way Kanan," ujarnya.
Selama kebersamaan mereka, Bustami mengaku sering menerima petuah kebangsaan yang sangat mendalam dari mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut. Pesan-pesan itu selalu ia pegang teguh hingga kini menjadi anggota senat di Senayan.
"Beliau selalu berpesan kepada saya untuk senantiasa menjaga keutuhan NKRI dan merawat silaturahmi dengan semua anak bangsa. Beliau juga membimbing kami untuk selalu saling menghormati, mengedepankan toleransi, serta menjaga marwah nilai-nilai adat istiadat, norma agama, dan kepatuhan terhadap undang-undang," katanya, menambahkan.
Senator asal Lampung ini memanjatkan doa terbaik untuk mengantarkan kepergian sang jenderal ke hadapan Sang Pencipta.
"Selamat jalan kepada sang jenderal, patriot bangsa. Semoga segala kekhilafannya diampuni oleh Allah SWT, amal ibadahnya diterima, dan beliau mendapatkan tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT. Amin," katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....