Pertamina Jamin Ketersediaan Stok BBM Subsidi di Way Kanan
- 28 Mei 2026 10:41 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan ketersediaan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di empat kecamatan di Kabupaten Way Kanan, Lampung, saat ini dalam pengawasan dan penanganan intensif untuk memastikan kebutuhan masyarakat kembali terpenuhi secara normal.
Empat kecamatan tersebut yakni Pakuan Ratu, Negara Batin, Negeri Besar, dan Bahuga yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami kelangkaan BBM subsidi pasca penertiban kios BBM eceran di wilayah setempat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi mengatakan pihaknya terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap distribusi serta stok BBM di seluruh lembaga penyalur agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Pertamina terus melakukan pemantauan, penguatan distribusi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait agar pasokan dapat segera kembali normal dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Rusminto dalam keterangannya, Kamis, 28 Mei 2026.
Pertamina juga mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat berwenang apabila ditemukan penyimpangan penyaluran BBM bersubsidi di wilayah tersebut.
Selain itu, seluruh pengelola SPBU diingatkan untuk mengaktifkan petugas marshal guna memastikan pelayanan berjalan tertib dan sesuai prosedur.
Untuk wilayah Way Kanan, Pertamina mencatat terdapat lima SPBU dan 41 Pertashop aktif yang melayani kebutuhan BBM masyarakat. Khusus petani yang melakukan pembelian BBM menggunakan kemasan khusus diwajibkan melampirkan surat rekomendasi melalui aplikasi XSTAR BPH Migas.
Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai peruntukannya agar distribusi energi tetap berjalan normal sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah.
Sebelumnya, kelangkaan BBM subsidi di sejumlah wilayah Way Kanan menjadi sorotan masyarakat. Berdasarkan pantauan di beberapa SPBU hingga Rabu Kemarin kondisi distribusi mulai membaik di sebagian wilayah, terutama bagi warga yang tinggal dekat dengan SPBU.
Namun, masyarakat yang berada jauh dari SPBU masih mengeluhkan sulitnya memperoleh BBM jenis Pertalite dan Solar. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya petani, sopir angkutan hasil perkebunan, pelaku usaha kecil, hingga pelajar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....