Pekerja Lapangan Disebut Rentan Terpapar Hantavirus
- 22 Mei 2026 07:49 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan mengingatkan masyarakat mengenai kelompok yang rentan terinfeksi hantavirus. Penularan virus tersebut umumnya terjadi melalui paparan lingkungan yang terkontaminasi urin, feses, atau air liur tikus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Way Kanan, Didy Arwadi, mengatakan risiko tertinggi dialami masyarakat yang sering beraktivitas di area dengan populasi tikus tinggi. Penularan paling umum terjadi saat seseorang menghirup debu atau udara yang telah terkontaminasi.
Menurutnya, pekerja lapangan menjadi kelompok paling rentan terhadap paparan hantavirus. Kelompok tersebut di antaranya petugas kebersihan, tukang sampah, pekerja gudang, petani, hingga pekerja pelabuhan.
“Selain itu, pendaki dan pencinta alam juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di alam terbuka. Risiko penularan meningkat apabila berada di lokasi yang banyak terdapat hewan pengerat liar,” ujar Didy, Jumat, 22 Mei 2026.
Ia juga menyoroti masyarakat yang tinggal di lingkungan lembap dan kurang terawat. Rumah atau bangunan yang menjadi sarang tikus dinilai berpotensi meningkatkan risiko penyebaran virus.
“Kelompok lain yang rentan ialah masyarakat dengan kondisi daya tahan tubuh lemah. Mereka berisiko mengalami komplikasi serius seperti gangguan pernapasan hingga gagal ginjal akibat infeksi hantavirus,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan populasi tikus di sekitar tempat tinggal. Langkah pencegahan dini dinilai menjadi kunci utama mengurangi risiko penularan hantavirus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....