IBI Way Kanan Gelar KB dan Pap Smear Gratis di HUT ke-75

  • 12 Mei 2026 16:32 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Way Kanan menggelar pelayanan KB dan kesehatan gratis memperingati HUT ke-75. Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan dan BKKBN. Pelayanan dilaksanakan serentak di fasilitas kesehatan mulai 29 April hingga 22 Mei 2026.

Wakil Ketua II IBI Way Kanan, Desi Susanti, mengatakan kegiatan tidak hanya fokus pada KB. Rangkaian kegiatan juga mencakup pelayanan kesehatan sosial bagi masyarakat. Salah satunya pelayanan Pap Smear gratis bekerja sama dengan Laboratorium Prodia dan Laboratorium Paramita.

“Ini dalam rangka ulang tahun IBI ke-75, bukan hanya pelayanan KB. Ada beberapa rangkaian kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan,” kata Desi, Selasa, 12 Mei 2026.

Ia menjelaskan target peserta KB di seluruh Way Kanan mencapai 1.935 akseptor. Jumlah tersebut mencakup metode jangka panjang dan jangka pendek. Metode itu seperti IUD, implan, suntik, pil, dan lainnya.

Menurut Desi, target tersebut dibagi ke setiap kecamatan di Way Kanan. Untuk wilayah Blambangan Umpu, ditetapkan target khusus beberapa metode KB. Rinciannya implan 55 akseptor, suntik 15 akseptor, dan pil 10 akseptor.

“Untuk Blambangan Umpu sudah ada targetnya. Implan 55 akseptor, suntik 15 akseptor, dan pil 10 akseptor,” ujarnya.

Sementara itu, untuk skala kabupaten, target metode kontrasepsi jangka panjang cukup besar. Metode MKJP seperti implan dan IUD ditargetkan mencapai 1.275 akseptor. Target ini diharapkan mendukung penguatan kualitas kesehatan keluarga.

Desi menegaskan peran bidan menjadi garda terdepan dalam pelayanan ibu dan anak. Bidan diharapkan semakin solid, kompeten, dan proaktif melayani masyarakat. Hal ini selaras dengan upaya pemenuhan hak kesehatan reproduksi perempuan.

“Kami ingin bidan semakin solid dan kompeten dalam pelayanan ibu, anak, dan perempuan,” ucapnya.

Ia menambahkan pengaturan jarak kehamilan melalui KB sangat penting bagi kesehatan keluarga. Selain itu, kegiatan Pap Smear diharapkan meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker serviks. Menurutnya, saat ini kasus kanker serviks pada perempuan masih cukup tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....