Bulog Lampung Utara Perkuat Kolaborasi di Pesisir Barat

  • 12 Mei 2026 09:28 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Pesisirbarat - Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Utara melaksanakan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat untuk memperkuat kolaborasi dalam program ketahanan pangan. Pertemuan tersebut membahas sejumlah program strategis terkait penyaluran bantuan pangan dan stabilisasi harga beras di daerah.

Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Utara, Gusdi Prasmana, mengatakan audiensi juga menjadi sarana koordinasi pelaksanaan penugasan pemerintah pusat melalui Bulog. Program tersebut meliputi penyaluran bantuan pangan dan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Dalam pertemuan itu, Bulog melaporkan realisasi penyaluran bantuan pangan alokasi Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Pesisir Barat telah mencapai 45 persen. Selain itu, distribusi beras SPHP juga terus dilakukan untuk membantu menjaga stabilitas harga beras di masyarakat.

Menurut Gusdi, program SPHP menjadi salah satu langkah penting dalam pengendalian harga pangan pokok. Dengan distribusi beras SPHP, masyarakat diharapkan tetap dapat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau.

“Penyaluran bantuan pangan dan beras SPHP terus kami optimalkan sebagai bagian dari penugasan pemerintah pusat,” kata Gusdi Prasmana, Selasa, 12 Mei 2026.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terhadap program Bulog. Selain membahas distribusi pangan, Bulog juga melaporkan realisasi serapan gabah di Kabupaten Pesisir Barat yang telah mencapai 780 ton. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring berlangsungnya masa panen petani.

Dalam audiensi tersebut, Bulog turut mengajukan permohonan dukungan lahan hibah untuk pembangunan gudang Bulog di Kabupaten Pesisir Barat. Keberadaan gudang tersebut diharapkan dapat memperkuat akses dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

“Bulog berkomitmen memperkuat sinergi dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung stabilitas harga, kelancaran distribusi pangan, dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....