Pelayanan Hemodialisis di RSUD ZAPA Siap Ditingkatkan
- 29 Apr 2026 09:16 WIB
- Waykanan
RRI.CO ID, Way Kanan - Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Provinsi Lampung menyoroti masih banyak warga Way Kanan yang menjalani cuci darah di luar daerah. Kondisi ini dinilai menjadi perhatian serius dalam pemerataan layanan kesehatan.
Koordinator Wilayah Pernefri Lampung, dr. Lukman Pura, mengatakan fenomena tersebut menunjukkan keterbatasan layanan yang tersedia di daerah. Hal ini perlu segera diatasi agar pasien tidak terbebani biaya dan jarak.
Ia menegaskan perlunya inovasi layanan untuk menjangkau pasien gagal ginjal kronis. Salah satu yang didorong adalah penerapan metode Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD).
CAPD dapat menjadi alternatif efektif bagi pasien hemodialisis. Harapannya seluruh pasie dapat terlayani di rumah sakit ini tanpa harus keluar daerah,” kata dr. Lukman.
Menanggapi hal itu, Penanggung Jawab Spesialis Hemodialisis RSUD Zainal Abidin Pagar Alam, dr. Agus Sutanto, menyatakan pihak rumah sakit siap untuk meningkatkan pelayanan. Ia menjelaskan akan meningkatkan pelayanan hemodialisis menggunakan metode Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) sebagai bagian dari inovasi layanan.
“CAPD merupakan metode cuci darah tanpa mesin yang memanfaatkan selaput perut sebagai penyaring alami. Cara ini dinilai lebih fleksibel dibandingkan hemodialisis konvensional di rumah sakit,” ujarnya.
Selain itu, RSUD ZAPA Way Kanan saat ini melayani hemodialisis terjadwal setiap Senin hingga Sabtu. Setiap pasien membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima jam untuk satu kali proses cuci darah.
Meski Demikian, dr, Agus menyebut layanan ini masih terbatas dengan sarana dan prasarana. Dirinya berharap adanya dukungan pemerintah untuk menambah fasilitas agar lebih banyak pasien dapat terlayani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....