Penjual Buah Duku Tetap Bertahan di tengah Sepinya Pembeli

  • 28 Apr 2026 15:44 WIB
  •  Waykanan

RRI. CO. ID, Way Kanan - Seorang penjual buah, Bisri, yang merupakan warga Kampung Negeri Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, tampak tekun melayani pembeli di lapak sederhana yang berada di pinggir jalan lintas tengah sumatera. Meski sepi, ia tetap setia menata dagangan dan menimbang buah demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

‎Lapak kecil yang berada di bawah naungan pepohonan, dipenuhi tumpukan duku berwarna cokelat kekuningan. Dengan peralatan seadanya seperti timbangan manual dan plastik kemasan, Bisri melayani pembeli yang datang sesekali. Ia terlihat telaten memasukkan buah ke dalam kantong sambil memastikan takaran sesuai.

Penjualan duku saat ini tidak seramai musim puncak. Namun, ia tetap berjualan setiap hari karena ini menjadi sumber penghasilan tambahan .

Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, sebesar Rp20 ribu per kilogram, agar menarik minat pembeli yang melintas. ‎Menurut Bisri, meski menghadapi berbagai tantangan seperti cuaca dan daya beli masyarakat, semangatnya tidak surut.

"Berjualan bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga cara untuk tetap aktif dan mandiri di usia senja," ujar Bisri.

‎Keberadaan pedagang kecil seperti ini menjadi bagian penting dari roda ekonomi masyarakat, terutama di daerah. Dengan ketekunan dan kesederhanaan, mereka terus bertahan dan berharap dagangan mereka laku terjual setiap harinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....