Irigasi Primer Jebol, Target Tanam Padi Way Kanan Terkendala

  • 08 Apr 2026 15:14 WIB
  •  Waykanan

RRRI.CO.ID, Way Kanan – Tim dari Kementerian Pertanian turun langsung meninjau lokasi persawahan di Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan. Kunjungan dilakukan karena capaian luas tambah tanam padi belum memenuhi target laporan daerah.

Peninjauan didampingi perwakilan BRMP Provinsi Lampung, Dinas Pertanian, penyuluh, camat, dan kepala kampung setempat. Rombongan menyusuri jaringan irigasi untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

Penyuluh Pertanian Way Kanan, Galuh Eska Mulyanto, mengatakan kendala utama berada pada kerusakan irigasi primer. Kondisi ini membuat aliran air tidak maksimal sampai ke wilayah hilir persawahan.

“Dari kementerian mengecek karena luas tambah tanam padi di Way Kanan belum terpenuhi target. Sorotannya di Banjit karena jaringan irigasi dan luas baku sawahnya tinggi,” ujarnya, Selasa, 7 April 2026.

Ia menjelaskan banyak titik irigasi jebol setelah perbaikan beberapa tahun lalu. Saat debit air besar, tanggul kembali rusak dan air melimpah ke luar saluran.

“Ketika air datang besar, irigasinya jebol lagi. Akibatnya air tidak sampai ke daerah hilir yang membutuhkan,” ucapnya.

Hasil pengecekan menunjukkan kerusakan berada di jalur irigasi primer. Jalur ini bukan menjadi kewenangan Kementerian Pertanian untuk perbaikan.

“Yang dicek itu irigasi primer. Itu bukan kewenangan Kementerian Pertanian, melainkan kementerian lain yang membidangi,” ungkapnya.

Menurut Galuh, kewenangan Kementerian Pertanian hanya pada irigasi tersier. Namun petani menilai perbaikan tersier tidak efektif jika jalur utama masih rusak.

“Tadi petani menyampaikan percuma irigasi tersier diperbaiki kalau irigasi primernya jebol. Air tetap tidak sampai ke sawah mereka,” katanya.

Kondisi ini menjadi catatan penting dalam upaya memenuhi target tanam padi di Way Kanan. Perbaikan menyeluruh jaringan irigasi dinilai mendesak agar distribusi air kembali normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....