Strategi SPPG Ramsai Hadapi Lonjakan Harga Bahan Pokok

  • 02 Apr 2026 12:42 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Kenaikan harga bahan pokok menjelang dan setelah Hari Raya menjadi tantangan bagi penyelenggara layanan gizi masyarakat. Kondisi ini turut dirasakan oleh SPPG Ramsai dalam menjaga keberlangsungan program.

Kepala SPPG Ramsai, Aide Nurjana Resma, memastikan fluktuasi harga tidak mengganggu jalannya pelayanan. Ia menegaskan, perencanaan pengadaan telah disusun secara matang sejak awal.

Menurut Aide, SPPG menerapkan strategi pengadaan bahan secara terencana untuk menghindari lonjakan biaya operasional. Langkah ini dilakukan agar ketersediaan bahan tetap terjaga sepanjang waktu.

“Kami melakukan pengadaan bahan secara terencana dan menjalin kemitraan dengan pemasok lokal,” ujarnya, Kamis, 2 April 2026.

Selain itu, SPPG juga melakukan penyesuaian komposisi menu ketika terjadi kenaikan harga di pasaran. Penyesuaian ini tetap mempertahankan nilai gizi yang dibutuhkan penerima manfaat.

“Penyesuaian menu dilakukan tanpa mengurangi kualitas, keberagaman, serta kecukupan gizi,” kata Aide.

Ia menjelaskan, prinsip utama yang dipegang adalah menjaga kualitas layanan gizi kepada masyarakat. Setiap menu yang disajikan tetap mengacu pada standar gizi yang telah ditetapkan.

Dengan pendekatan tersebut, program SPPG Ramsai tetap berjalan secara berkelanjutan. Masyarakat penerima manfaat pun tetap mendapatkan layanan optimal meski harga bahan pokok berfluktuasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....