Guru Jadi Kunci Pelestarian Bahasa Lampung di Way Kanan
- 27 Mar 2026 16:27 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Pelestarian Bahasa Lampung di lingkungan sekolah dinilai sangat bergantung pada peran guru dalam proses pembelajaran. Guru menjadi ujung tombak dalam menanamkan kecintaan siswa terhadap bahasa daerah.
Ketua Forum Guru Bahasa Lampung Kabupaten Way Kanan, Septri Marbhara, mengatakan keberhasilan pembelajaran ditentukan oleh cara penyampaian materi. Metode yang menarik dinilai mampu meningkatkan minat belajar siswa.
“Peran guru memang sangat dominan karena di tangan guru bagaimana pembelajaran dapat berlangsung efektif atau tidak,” kata Septri, Jumat, 27 Maret 2026.
Menurutnya, salah satu tantangan utama adalah membangun rasa bangga siswa terhadap bahasa daerah. Rasa bangga tersebut menjadi fondasi penting dalam upaya pelestarian.
“Kalau peserta didik sudah bangga, otomatis dia akan cinta. Kalau sudah cinta, dia akan memelihara bahasa itu,” ujarnya.
Septri menjelaskan pembelajaran perlu dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Pendekatan kontekstual dinilai mampu membuat Bahasa Lampung lebih relevan dan mudah dipahami.
Selain itu, Bahasa Lampung juga memiliki potensi untuk mendukung prestasi siswa. Berbagai lomba dan kegiatan akademik dapat menjadi ruang pengembangan kemampuan mereka.
“Pembelajaran Bahasa Lampung itu sebenarnya pembelajaran yang mengasyikkan dan bisa membawa peserta didik berprestasi,” ucapnya.
Ia berharap seluruh guru terus berinovasi dalam metode pembelajaran. Upaya tersebut penting agar Bahasa Lampung tetap lestari di kalangan generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....