BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panik
- 10 Mar 2026 13:12 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Kotabumi – Perum BULOG memastikan ketersediaan stok pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng dalam kondisi sangat aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, termasuk dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global.
Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Lampung Utara, Gusdi Prasmana, dalam keterangannya menyampaikan per hari ini, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum BULOG Kancab Lampung Utara mencapai 5.894 ton. Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang tengah berlangsung di semua daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan.
Selain ketersediaan beras, BULOG juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga. Hal ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan yang menetapkan alokasi bagi BULOG sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan.
“Dengan kondisi tersebut, BULOG memastikan bahwa ketersediaan beras dan minyak goreng untuk masyarakat dalam kondisi aman dan terjamin hingga akhir tahun,” ujar Gusdi Prasmana, Selasa 10 Maret 2026.
Selain dua komoditas utama tersebut, lanjut Gusdi, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di pasaran.
“Sehubungan dengan itu, masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” katanya.
Dirinya menegaskan, BULOG bersama pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Hal ini dilakukan melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....