Kendala Petani Kopi Way Kanan Lebih Banyak pada Cuaca dan Hilirisasi
- 07 Mar 2026 11:34 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Petani kopi di Kabupaten Way Kanan dinilai tidak menghadapi banyak kendala dalam proses budidaya. Namun, faktor cuaca saat musim panen serta keterbatasan sarana hilirisasi masih menjadi tantangan utama.
Kepala Dinas Perkebunan Way Kanan, Ishaq, mengatakan tanaman kopi relatif mudah dibudidayakan dibandingkan komoditas perkebunan lainnya. Hal itu karena kondisi tanah pegunungan di wilayah tersebut sangat mendukung pertumbuhan kopi.
“Kalau untuk kendala utama sebenarnya tidak seperti komoditas lain," kata Ishaq, Jumat, 6 Maret 2026. "Tanaman kopi tidak membutuhkan pemupukan terlalu besar."
Ia menjelaskan, kualitas tanah di daerah pegunungan Way Kanan memiliki tingkat keasaman yang baik. Kondisi tersebut membuat tanaman kopi dapat tumbuh dengan cukup optimal.
Meski demikian, cuaca sering menjadi kendala bagi petani saat memasuki musim panen. Terutama ketika panen bertepatan dengan musim hujan.
“Biasanya kendala muncul saat panen di musim hujan," ujarnya, menambahkan, "Petani agak kesulitan mengeluarkan hasil panen dari daerah pegunungan."
| Baca juga: Sairul Sidiq Kembali Pimpin PKB Way Kanan |
Selain faktor cuaca, kebutuhan sarana pengolahan kopi juga masih menjadi perhatian. Menurutnya, pengembangan sektor hilirisasi perlu diperkuat untuk meningkatkan nilai tambah kopi petani.
“Ke depan petani butuh fasilitas seperti penggilingan dan tempat penjemuran kopi. Itu penting untuk mendukung hilirisasi,” ucapnya.
Ia menambahkan, dari sisi harga, komoditas kopi saat ini masih cukup stabil bahkan cenderung tinggi. Kondisi tersebut dinilai memberikan keuntungan bagi petani kopi di Way Kanan.
Pemerintah daerah berharap dukungan fasilitas pengolahan kopi dapat terus ditingkatkan. Dengan begitu, hasil panen petani tidak hanya dijual sebagai bahan mentah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....