Balai POM Tulang Bawang Edukasi Pedagang Takjil Soal Kemasan Aman

  • 02 Mar 2026 12:30 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan — Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Tulang Bawang memberikan edukasi kepada pedagang takjil agar menggunakan kemasan makanan sesuai ketentuan. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya cemaran kimia pada makanan selama Ramadan.

Kepala Balai POM Tulang Bawang, Rahmat Hidayat, mengatakan pihaknya terus memberikan pemahaman kepada pedagang agar tidak menggunakan alas makanan dari koran atau kantong plastik berwarna. Menurutnya, bahan tersebut berpotensi menimbulkan cemaran kimia yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.

“Ia menjelaskan, tinta pada koran maupun zat pewarna pada plastik tidak dirancang untuk kontak langsung dengan pangan. Karena itu, penggunaan bahan yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kontaminasi pada takjil yang dijual,” ujar Rahmat Hidayat, Senin, 2 Maret 2026.

Salah seorang pedagang takjil, Rahajeng Utami, mengaku sebelumnya belum memahami cara pengemasan makanan yang baik dan benar. Setelah mendapatkan edukasi, ia menegaskan akan menerapkan tata cara pengemasan sesuai ketentuan.

Rahajeng menilai edukasi tersebut penting untuk memberikan jaminan keamanan pangan kepada konsumen. Ia juga menyadari bahwa kemasan yang aman menjadi bagian dari tanggung jawab pedagang terhadap kesehatan pembeli.

“Kami para pedagang akan menerapkan tatacara pengemasan makanan yang baik dan benar sesuai dengan arahan dari Balai POM,” kata Rahajeng.

Rahmat Hidayat menambahkan kegiatan ini merupakan bagian dari program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE). Program tersebut menjadi strategi Balai POM dalam memberdayakan masyarakat agar lebih peduli terhadap keamanan produk obat dan makanan.

“Melalui program ini masyarakat terus didorong untuk menjadi konsumen yang cerdas, aman, dan mandiri dalam memilih produk. Kami terus memastikan pengawasan dilakukan secara berkala untuk menciptakan peredaran pangan yang aman dan melindungi kesehatan masyarakat,” kata Rahmat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....