4 Tips Cerdas Konsumsi Pangan saat Sahur dan Berbuka

  • 04 Mar 2026 17:14 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID,Way Kanan:Menjaga pola makan saat bulan Ramadan adalah kunci utama agar produktivitas tidak menurun meski sedang berpuasa. Ketepatan dalam memilih jenis makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang bagaimana nutrisi tersebut mampu menopang energi tubuh selama lebih dari 12 jam.

Dikutip dari laman BPOM berikut adalah empat tips esensial dalam mengonsumsi pangan saat sahur dan berbuka:

1. Fokus pada Karbohidrat Kompleks dan Protein saat Sahur
Sahur adalah "bahan bakar" utama Anda. Agar tidak cepat merasa lapar di siang hari, pilihlah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, atau umbi-umbian yang kaya serat. Karbohidrat jenis ini dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga energi dilepaskan secara bertahap. Padukan dengan protein (telur, ikan, atau tempe) untuk membantu menjaga massa otot dan memberikan efek kenyang yang lebih lama.

2. Terapkan Rumus Hidrasi 2-4-2
Dehidrasi sering menjadi penyebab utama sakit kepala dan lemas saat berpuasa. Karena waktu minum terbatas, terapkan pola 2-4-2:
  • 2 gelas saat berbuka (untuk mengganti cairan yang hilang).
  • 4 gelas sepanjang malam (setelah makan malam hingga sebelum tidur).
  • 2 gelas saat sahur.
    Hindari terlalu banyak kafein seperti kopi atau teh pekat saat sahur karena bersifat diuretik yang justru mempercepat keluarnya cairan tubuh melalui urine.

3. Berbuka Secara Bertahap dan Tidak Berlebihan
Saat azan berkumandang, lambung dalam kondisi kosong dan sensitif. Mulailah dengan makanan ringan yang manis alami seperti kurma atau buah-buahan. Kurma mengandung glukosa dan fruktosa alami yang cepat mengembalikan kadar gula darah tanpa membebani kerja lambung secara mendadak. Berikan jeda waktu (misalnya setelah salat Magrib) sebelum masuk ke menu makan besar.

4. Batasi Makanan Tinggi Lemak dan Natrium (Garam)
Makanan yang terlalu berminyak (gorengan) dan tinggi garam dapat memberikan dampak buruk bagi kenyamanan puasa Anda.
  • Garam berlebih saat sahur akan menarik cairan dari sel tubuh, sehingga Anda akan merasa jauh lebih haus di siang hari.
  • Lemak jenuh yang tinggi saat berbuka dapat memperlambat proses pengosongan lambung, memicu asam lambung naik, dan membuat Anda merasa cepat mengantuk saat akan melaksanakan salat Tarawih.
Dengan menerapkan pola konsumsi yang teratur dan bergizi, puasa tidak lagi menjadi beban bagi tubuh, melainkan momen untuk detoksifikasi dan peningkatan kesehatan secara menyeluruh.
google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....