Puasa Nyaman dengan Pangan Bergizi dan Aman Dikonsumsi

  • 04 Mar 2026 16:56 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan: Berpuasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga momen untuk melakukan "reset" pada pola makan agar tubuh lebih sehat. Dengan memilih pangan yang bergizi dan aman, Anda dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa gangguan kesehatan seperti lemas berlebih atau masalah lambung.

Dikutip dari laman BPOM berikut adalah panduan untuk mewujudkan puasa yang nyaman melalui asupan nutrisi yang tepat:

1. Memilih Pangan Bergizi Seimbang (B2SA)
Agar energi tetap stabil sepanjang hari, terapkan pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA).
  • Karbohidrat Kompleks: Pilih nasi merah, oatmeal, atau roti gandum saat sahur karena lebih lambat dicerna dan memberikan energi lebih lama.
  • Protein Berkualitas: Konsumsi daging ayam tanpa lemak, ikan, telur, atau tahu untuk memelihara massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
  • Serat dari Sayur dan Buah: Sayuran seperti bayam, wortel, dan buah-buahan seperti pisang atau apel sangat penting untuk melancarkan pencernaan.
  • Cairan Elektrolit: Selain air putih, air kelapa atau jus buah tanpa pemanis tambahan sangat baik untuk mengembalikan keseimbangan elektrolit.

2. Memastikan Keamanan Pangan
Pangan yang aman bebas dari kontaminasi zat berbahaya yang bisa memicu keracunan atau gangguan pencernaan.
  • Cek Kemasan & Label: Pastikan produk pangan olahan memiliki izin edar BPOM dan tidak melewati tanggal kedaluwarsa.
  • Hindari Zat Aditif Berlebih: Kurangi makanan yang mengandung pengawet berbahaya atau pewarna non-pangan.
  • Kebersihan Pengolahan: Pastikan bahan pangan dicuci bersih dan dimasak dengan suhu yang tepat untuk membunuh kuman.

3. Strategi Makan untuk Kenyamanan Lambung
Bagi pemilik lambung sensitif, kenyamanan selama puasa sangat bergantung pada cara makan.
  • Sahur: Jangan melewatkan waktu sahur. Hindari makanan yang terlalu pedas, asam, atau tinggi lemak karena dapat merangsang asam lambung.
  • Berbuka: Segerakan berbuka dengan porsi kecil terlebih dahulu. Mulailah dengan air putih hangat dan kurma, lalu beri jeda sebelum makan berat agar lambung tidak "kaget".
  • Hindari Kafein: Kurangi kopi atau teh pekat saat sahur karena bersifat diuretik yang dapat memicu dehidrasi dan meningkatkan asam lambung.
  • Posisi Tubuh: Hindari langsung berbaring setelah makan sahur atau berbuka untuk mencegah refluks asam lambung (GERD).

Dengan mengutamakan pangan yang bergizi dan terjamin keamanannya, tubuh akan tetap bugar sehingga ibadah Ramadan dapat dijalankan dengan maksimal.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....