Pasar Takjil Stasiun Blambangan Umpu Sepi, Pedagang: Daya Beli Turun
- 21 Feb 2026 13:56 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Semarak Ramadan di belakang Stasiun Kereta Api (KA) Blambangan Umpu tahun ini terasa berbeda.
Meski deretan tenda takjil tetap berdiri kokoh, suasana hiruk-pikuk pembeli yang biasanya memadati area ini terpantau tidak sepadat tahun-tahun sebelumnya.
Lesunya aktivitas ekonomi di pasar musiman ini disampaikan para pedagang. Mereka mengeluhkan penurunan omzet yang cukup signifikan dibandingkan periode Ramadan tahun lalu.
Fenomena ini memicu kekhawatiran di kalangan pedagang kecil yang menggantungkan harapan pada momen bulan suci.
Eka, salah satu pedagang takjil yang setia menjajakan dagangannya di lokasi tersebut, mengatakan meskipun pengunjung berkurang, ia tetap memilih bertahan.
Baginya, Ramadan bukan sekadar soal meraup keuntungan materi, melainkan juga mencari keberkahan.
“Tahun ini memang lebih sepi. Tapi ya disyukuri saja, semoga tetap dapat barokah di bulan Ramadan ini,” kata dia, Sabtu 21 Februari 2026.
Di lapaknya, Eka menyajikan beragam menu berbuka puasa dengan harga yang sangat ramah di kantong, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 per porsi.
Mulai dari minuman es, aneka sayuran matang, hingga makanan siap saji yang dikemas praktis dalam plastik untuk memudahkan pembeli.
Para pedagang berharap, kondisi ini tidak berlangsung lama. Mereka menaruh harapan besar agar Ramadan tahun ini, antusiasme masyarakat kembali meningkat sehingga denyut nadi ekonomi di pasar bedug dapat kembali normal seperti sedia kala.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....