Satgas MBG Lampung Ingatkan SPPG Patuhi Petunjuk Teknis

  • 10 Nov 2025 17:17 WIB
  •  Waykanan

KBRN, Way Kanan: Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi (MBG) Provinsi Lampung mengingatkan seluruh Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) agar disiplin mengikuti petunjuk teknis dan jadwal pelaporan.

Langkah ini penting untuk mencegah keterlambatan pencairan dana yang dapat menghambat operasional dapur MBG di lapangan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung, Saipul, selaku Ketua Satgas MBG, menyatakan kedisiplinan administrasi menjadi kunci kelancaran jalannya program.

Menurut Saipul, laporan dari koordinator wilayah dan regional menunjukkan adanya SPPG yang statusnya berubah dari operasional menjadi non-operasional.

Kondisi ini umumnya disebabkan keterlambatan pelaporan serta proses pencairan dana dari pemerintah pusat.

“Setiap hari ada SPPG yang tadinya operasional menjadi tidak operasional, karena laporan belum clear atau belum naik ke sistem. Keterlambatan pelaporan juga berdampak langsung pada penghentian sementara layanan dapur," kata Saipul, Senin (10/11/2025).

Dia menjelaskan proses transfer dana dari Kementerian Keuangan ke rekening virtual account dapur juga membutuhkan waktu tertentu.

Hal ini karena setiap pengajuan harus melalui tahapan persetujuan di tingkat pusat sebelum dana ditransfer.

“Biasanya ada jeda waktu di pusat saat approve usulan, sehingga beberapa SPPG memilih berhenti sementara karena belum ada dana operasional. Keputusan tersebut dapat dimaklumi karena biaya operasional dapur cukup besar," jelasnya.

Ia mencontohkan, jika satu porsi makanan dihitung Rp10 ribu dan satu dapur melayani 3.000 porsi, dibutuhkan dana Rp30 juta per hari.

Karena itu, bila dana belum cair lebih dari tiga hari, sebagian dapur memilih berhenti sementara agar kualitas makanan tetap terjaga.

Saipul menyatakan seluruh SPPG di daerah harus mematuhi juknis dan jadwal yang telah ditetapkan pusat.

Dengan kedisiplinan pelaporan, proses pencairan dana dapat berjalan serentak tanpa jeda waktu yang panjang.

"Satgas MBG Lampung terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar tidak ada gangguan signifikan dalam pelaksanaan program," ucapnya.

Dirinya berharap seluruh pelaksana di lapangan menjaga komitmen dan konsistensi agar manfaat program MBG dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....