Bayi Makin Rewel? Bisa Jadi Si Kecil Sedang Tumbuh Gigi!
- 28 Sep 2026 19:57 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID,Way Kanan:Bagi orang tua baru, menghadapi bayi yang mendadak rewel, sering menangis, dan sulit ditenangkan tentu bisa menimbulkan rasa cemas. Sebelum Anda panik dan mengira Si Kecil sedang sakit parah, coba periksa area gusi mereka. Tumbuh gigi (teething) bisa menjadi alasan utama di balik perubahan perilaku bayi yang drastis ini.
Dikutip dari laman BKKBN Fase tumbuh gigi merupakan salah satu tonggak perkembangan (milestone) yang penting, namun sering kali menjadi masa-masa yang menantang, baik bagi bayi maupun orang tua.
Mengapa Tumbuh Gigi Membuat Bayi Rewel?
Proses kemunculan gigi pertama biasanya dimulai saat bayi berusia 4 hingga 7 bulan, meskipun pada beberapa bayi bisa terjadi lebih awal atau lebih lambat. Rewel yang dialami bayi terjadi karena gigi yang baru tumbuh harus mendorong gusi hingga robek agar bisa keluar. Tekanan dan robekan kecil pada jaringan gusi inilah yang memicu rasa nyeri, tidak nyaman, dan peradangan.
Gejala Bayi Mau Tumbuh Gigi
Selain rewel dan lebih sering menangis dari biasanya, ada beberapa tanda khas yang bisa Anda perhatikan saat Si Kecil memasuki fase ini:
- Produksi Air Liur Meningkat: Bayi akan memproduksi air liur jauh lebih banyak dari biasanya (ngeces), yang terkadang memicu ruam ringan di sekitar mulut atau dagu.
- Gemar Menggigit Benda Keras: Untuk meredakan rasa tertekan dan gatal pada gusi, bayi akan refleks memasukkan tangan, mainan, atau benda apa pun di dekatnya ke dalam mulut untuk digigit.
- Gusi Bengkak dan Memerah: Jika Anda membuka mulutnya perlahan, area gusi tempat gigi akan tumbuh biasanya terlihat lebih merah, bengkak, atau ada sedikit tonjolan putih.
- Nafsu Makan Menurun: Rasa nyeri saat mengisap puting atau botol susu sering kali membuat bayi enggan menyusu atau menolak MPASI.
- Tidur Terganggu: Rasa tidak nyaman ini sering kali memuncak pada malam hari, membuat bayi terbangun beberapa kali dan sulit tidur nyenyak.
Cara Ampuh Menenangkan Bayi yang Rewel
Sebagai orang tua, Anda bisa membantu meredakan rasa tidak nyaman Si Kecil dengan beberapa langkah aman berikut:
- Pijat Gusi Secara Lembut: Cuci tangan Anda sampai bersih, lalu pijat gusi bayi yang bengkak secara perlahan menggunakan jari telunjuk Anda. Tekanan lembut ini dapat mengurangi rasa nyeri.
- Berikan Teether Dingin: Gunakan mainan gigitan khusus bayi (teether) yang sudah didinginkan di dalam kulkas (bukan di dalam freezer hingga membeku karena tekstur yang terlalu keras justru bisa melukai gusi).
- Seka Air Liur Secara Berkala: Jaga agar area sekitar mulut, dagu, dan leher bayi tetap kering menggunakan kain lembut guna mencegah iritasi kulit atau ruam.
- Berikan Camilan Dingin (Jika Sudah MPASI): Jika Si Kecil sudah mulai makan makanan pendamping, Anda bisa memberikan potongan buah dingin seperti pisang atau alpukat di dalam food feeder.
- Pelukan dan Kasih Sayang Ekstra: Terkadang, obat terbaik untuk bayi yang rewel adalah rasa nyaman dari dekapan orang tuanya. Berikan perhatian, pelukan, dan gendongan ekstra selama fase sulit ini.
Fase tumbuh gigi memang membutuhkan kesabaran ekstra dari Ayah dan Bunda. Ingatlah bahwa kondisi rewel ini bersifat sementara. Begitu ujung gigi mungilnya berhasil menembus gusi, rasa tidak nyaman itu akan mereda, dan Si Kecil akan kembali ceria dengan senyuman barunya yang menggemaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....