Hidden Hunger Memicu Stunting

  • 05 Sep 2026 19:36 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI melalui unggahan media sosialnya menjelaskan hidden hunger dapat memicu stunting. Saat anak kekurangan zat gizi mikro secara terus menerus dimasa pertumbuhan, tubuh anak tidak tumbuh sesuai potensinya. Hal inilah yang disebut dengan stunting.

Pada unggahan tersebut dijelaskan, hidden hunger atau kelaparan tersembunyi adalah kondisi ketika seseorang mendapat cukup kalori, namun kekurangan zat gizi mikro penting seperti zat besi, zink, yodium, vitamin A dan folat. Anak terlihat makan, perut tidak kosong tetapi didalam tubuhnya, proses tumbuh kembang sedang terganggu secara diam-diam.

Hidden hunger dan stunting merupakan dua masalah yang tidak dapat dipisahkan. Saat anak kekurangan zat gizi mikro secara terus-menerus dimasa pertumbuhan, tubuh anak tidak tumbuh optimal karena kekurangan kalsium dan Vitamin D. Produksi pertumbuhan hormon terganggu karena defisiensi zink, sel-sel tubuh tidak berkembang sebagaimana mestinya dan penyerapan protein terhambat karena kekurangan zat besi.

Selain itu dijelaskan juga, hidden hunger berdampak pada perkembangan otak yang tidak optimal memengaruhi kemampuan belajar dan konsentrasi. Pertumbuhan fisik yang terhambat, salat satu penyebab stunting.

Dampak lainnya dari hidden hunger adalah sistem imun yang lemah, prestasi akademis yang lebih rendah diusia sekolah dan tingkat energi rendah, anak tampak lesu dan kurang aktif.

Melalui unggahan media sosial juga Kemendukbangga menyosialisasikan program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Gerakan ini mengajak masyarakat Indonesia untuk terlibat membantu keluarga berisiko stunting melalui nutrisi berkelanjutan. Kemendukbangga juga mengajak masyarakat untuk bergabung dengan cara mengunjungi laman peduligentingkemendukbangga.go.id, daftar sebagai mitra atau donatur dan pilih bentuk bantuan serta jumlah sasaran sesuai kemampuan.

Kemendugbangga menegaskan mencegah stunting bukan hanya tugas pemerintah tetapi gerakan bersama untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat dan kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....