Jalan Layak, Ibu Hamil Selamat

  • 21 Jun 2026 21:41 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID,Way Kanan: "Jalan Layak, Ibu Hamil Selamat" bukan sekadar slogan infrastruktur, melainkan jaminan hak hidup dan keselamatan bagi ibu dan calon bayi. Sering kali kita mendengar kisah pilu tentang ibu hamil yang terpaksa ditandu melewati hutan atau melahirkan di pinggir jalan karena akses menuju fasilitas kesehatan rusak parah. Faktanya, jalan yang aman dan mulus merupakan rantai penyelamat pertama dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia.

Dikutip dari laman BKKBN Infrastruktur jalan yang layak memegang peran vital, dan diperlukan sinergi semua pihak untuk memastikan keselamatan persalinan:
Mengapa Jalan Layak adalah Kunci Keselamatan Ibu Hamil?
  • Kecepatan Penanganan Darurat: Ketika ibu hamil mengalami komplikasi persalinan, setiap menit sangat berharga. Jalan yang mulus memangkas waktu tempuh ambulans atau kendaraan penolong menuju rumah sakit.
  • Mencegah Gawat Janin akibat Guncangan: Perjalanan darat melewati jalan berlubang, berbatu, atau tanjakan curam dapat memicu stres fisik, kontraksi dini, hingga risiko pendarahan bagi ibu hamil.
  • Konektivitas ke Fasilitas Rujukan: Layanan kesehatan seperti USG dan dokter spesialis umumnya berada di Puskesmas kecamatan atau RSUD kabupaten. Akses jalan yang baik memastikan ibu hamil di pelosok desa sekalipun bisa menjangkaunya dengan aman.
Mitigasi Mandiri: Tips Aman Melintasi Perjalanan Menuju Persalinan
Jika akses jalan di wilayah Anda masih memiliki tantangan geografis, berikut beberapa langkah antisipasi yang dapat dilakukan:
  1. Pindah Lebih Awal ke Rumah Tunggu Kelahiran (RTK): Menjelang Hari Perkiraan Lahir (HPL), ibu hamil yang tinggal di daerah terpencil disarankan mengungsi sementara ke RTK atau rumah kerabat yang dekat dengan Puskesmas/Rumah Sakit.
  2. Siapkan Kendaraan yang Tepat: Hindari menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jauh atau medan rusak. Gunakan mobil dengan suspensi yang baik dan berkendaralah secara perlahan.
  3. Lakukan Peregangan Berkala: Jika terpaksa menempuh perjalanan darat yang cukup panjang, berhentilah setiap 2 jam untuk melakukan peregangan ringan guna mencegah pembekuan darah.
  4. Manfaatkan Gerakan Nasional Bumil Sehat: Pastikan selalu melakukan pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care/ANC) secara rutin agar kondisi janin terpantau dan risiko komplikasi jalan lahir dapat diprediksi sejak dini.
Keselamatan ibu melahirkan adalah tanggung jawab bersama, mulai dari pemangku kebijakan yang membangun jalan, hingga masyarakat sekitar yang siap bergotong-royong demi mewujudkan generasi masa depan yang sehat.
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....