Bahaya di Balik Penyalahgunaan Obat Obatan Tertentu
- 18 Jun 2026 19:03 WIB
- Waykanan
RRI.CO,ID,Way Kanan:Obat-Obat Tertentu (OOT) sebenarnya memiliki fungsi medis yang penting, seperti meredakan nyeri berat atau gangguan sistem saraf. Namun, jika dikonsumsi di luar dosis, tanpa resep dokter, atau untuk tujuan rekreasional (mencari sensasi tertentu), obat ini berubah menjadi racun mematikan.
Dikutip dari BADAN POM dampak penyalahgunaan ini meliputi:
- Ketergantungan Fisik dan Mental: Pengguna akan merasakan dorongan kuat untuk terus mengonsumsi obat agar bisa berfungsi normal.
- Kerusakan Organ dan Saraf: Penggunaan berlebihan dapat merusak sistem saraf pusat, memicu kejang, gangguan pernapasan, hingga kerusakan jantung.
- Perubahan Perilaku: Menyebabkan halusinasi, euforia sesaat, dan perubahan drastis pada aktivitas mental.
Mengenali Ciri-Ciri Penyalahgunaan
Penting bagi keluarga dan lingkungan untuk peka terhadap perubahan orang terdekat. Beberapa tanda fisik dan psikologis penyalahguna obat meliputi:
- Sering terlihat mengantuk berat, linglung, atau sedasi berlebihan.
- Perubahan suasana hati (mood) yang ekstrem dan mudah marah.
- Menarik diri dari pergaulan sosial atau memiliki lingkungan pertemanan yang mencurigakan.
- Penurunan prestasi atau kinerja secara tiba-tiba.
- Ditemukannya kemasan obat keras atau resep yang tidak biasa di barang-barang pribadi.
Langkah Strategis Stop Penyalahgunaan Obat
Pencegahan penyalahgunaan obat memerlukan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa kita lakukan:
1. Peran Keluarga dan Edukasi Dini
Keluarga adalah benteng pertama. Berikan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan obat dan narkoba sejak dini kepada anak-anak. Jalin komunikasi yang terbuka dan bangun lingkungan rumah yang positif.
2. Bijak Mengonsumsi Obat
Selalu pastikan Anda mengonsumsi obat sesuai dengan aturan dan resep tenaga kesehatan resmi. Jangan pernah berbagi obat resep Anda kepada orang lain. Jika Anda diresepkan obat yang berpotensi menimbulkan kecanduan, diskusikan selalu dengan dokter.
3. Waspada Sumber Pembelian
Hindari membeli obat keras secara bebas, terutama dari sumber yang tidak resmi atau melalui media sosial dengan harga yang tidak masuk akal. Pastikan untuk menebus obat hanya di apotek atau fasilitas pelayanan kefarmasian resmi yang memiliki izin.
4. Berani Melaporkan
Sebagai masyarakat, kita memiliki andil dalam memberantas peredaran obat ilegal. Apabila Anda menemukan indikasi peredaran atau penjualan obat-obatan tertentu secara ilegal, jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak berwenang seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atau kepolisian setempat.
Penggunaan obat secara bijak akan menyelamatkan jiwa. Mari bersama-sama wujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan obat dan menjadi pelopor kesehatan di lingkungan kita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....