Kenali Jenis Gula dalam Informasi Nilai Gizi

  • 24 Apr 2026 08:57 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID,Way Kanan:Saat melihat tabel Informasi Nilai Gizi, kita sering hanya fokus pada angka "Gula Total". Padahal, yang lebih penting untuk diperhatikan adalah dari mana gula tersebut berasal. Dikutip dari laman BADAN POM tidak semua gula diciptakan sama, dan banyak yang bersembunyi di balik nama-nama ilmiah.

Yuk, bedakan jenis gula agar kamu lebih bijak dalam memilih konsumsi harian:

1. Gula Total (Total Sugars)
Angka ini menunjukkan gabungan dari semua jenis gula yang ada dalam produk, baik itu gula yang ada secara alami maupun gula yang ditambahkan.
  • Contoh: Dalam kotak susu, gula total mencakup Laktosa (gula alami susu) ditambah gula tambahan jika susu tersebut memiliki rasa (seperti cokelat).

2. Gula Tambahan (Added Sugars)
Ini adalah "musuh utama" yang perlu dibatasi. Gula tambahan adalah pemanis yang dimasukkan selama proses pengolahan makanan untuk meningkatkan rasa atau tekstur.
  • Risiko: Konsumsi berlebih dikaitkan dengan obesitas dan diabetes tipe 2.
  • Batas Aman: Kemenkes RI menyarankan maksimal 50 gram (4 sendok makan) per hari.

3. "Nama Samaran" Gula dalam Komposisi
Produsen sering tidak menuliskan kata "gula" secara langsung. Kamu harus waspada jika menemukan istilah-istilah berikut di daftar komposisi:
  • Akhiran "-osa": Glukosa, Fruktosa, Dekstrosa, Maltosa, dan Sukrosa (gula pasir).
  • Sirup-sirupan: Sirup jagung tinggi fruktosa (High Fructose Corn Syrup), sirup agave, atau sirup malt.
  • Pemanis Alami Terkonsentrasi: Madu, molase, sari tebu, atau konsentrat sari buah.
Tips Cerdas Membaca Label:
Urutan bahan dalam daftar Komposisi disusun berdasarkan berat terbanyak. Jika gula atau nama-nama samarannya berada di 3 urutan pertama, artinya produk tersebut mengandung sangat banyak gula.
google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....